Tasmalinda
Senin, 29 Juni 2026 | 19:32 WIB
Datang bahas sengketa lahan, pria di OKI ditembak 3 kali, pelaku diburu polisi
Baca 10 detik
  • Efendi Setia Budi mengalami luka tembak saat membahas sengketa lahan di Desa Sungai Batang, OKI, Sabtu (27/6/2026).
  • Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang akibat tiga luka tembakan.
  • Polres OKI telah mengidentifikasi identitas terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran serta penyelidikan terkait motif penembakan.

SuaraSumsel.id - Niat menyelesaikan persoalan sengketa lahan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Efendi Setia Budi (46). Warga Desa Mukti Jaya, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditembak hingga tiga kali saat bertemu dengan seorang pria yang diduga hendak membahas persoalan lahan tanaman kehidupan.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Tanaman Kehidupan (TNK) Jalur 24, Desa Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan, Sabtu (27/6/2026). Korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, sementara polisi masih memburu terduga pelaku yang identitasnya telah dikantongi.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban datang ke lokasi untuk bertemu dengan seorang pria berinisial J guna membicarakan persoalan lahan tanaman kehidupan. "Namun pembicaraan tersebut diduga berkembang menjadi perselisihan yang berujung pada aksi penembakan," ujar AKBP Eko Rubiyanto melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.

Seorang saksi mengaku mendengar sekitar empat kali letusan senjata api dari lokasi kejadian. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, tetapi tiga peluru diduga mengenai bagian punggungnya hingga membuatnya tersungkur. Warga kemudian memberikan pertolongan pertama di Puskesmas Jalur 27 sebelum korban dirujuk ke RSMH Palembang untuk menjalani perawatan intensif.

Usai kejadian, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi.

AKBP Eko Rubiyanto memastikan penyidik telah mengidentifikasi terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran. "Kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku serta mendalami motif yang melatarbelakangi penembakan ini," katanya.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan secara pasti motif penembakan tersebut. Penyidik masih mendalami hubungan antara korban dan pelaku, termasuk memastikan apakah sengketa lahan menjadi pemicu utama insiden berdarah itu.

Load More