- Efendi Setia Budi mengalami luka tembak saat membahas sengketa lahan di Desa Sungai Batang, OKI, Sabtu (27/6/2026).
- Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang akibat tiga luka tembakan.
- Polres OKI telah mengidentifikasi identitas terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran serta penyelidikan terkait motif penembakan.
SuaraSumsel.id - Niat menyelesaikan persoalan sengketa lahan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Efendi Setia Budi (46). Warga Desa Mukti Jaya, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditembak hingga tiga kali saat bertemu dengan seorang pria yang diduga hendak membahas persoalan lahan tanaman kehidupan.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Tanaman Kehidupan (TNK) Jalur 24, Desa Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan, Sabtu (27/6/2026). Korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, sementara polisi masih memburu terduga pelaku yang identitasnya telah dikantongi.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban datang ke lokasi untuk bertemu dengan seorang pria berinisial J guna membicarakan persoalan lahan tanaman kehidupan. "Namun pembicaraan tersebut diduga berkembang menjadi perselisihan yang berujung pada aksi penembakan," ujar AKBP Eko Rubiyanto melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Seorang saksi mengaku mendengar sekitar empat kali letusan senjata api dari lokasi kejadian. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, tetapi tiga peluru diduga mengenai bagian punggungnya hingga membuatnya tersungkur. Warga kemudian memberikan pertolongan pertama di Puskesmas Jalur 27 sebelum korban dirujuk ke RSMH Palembang untuk menjalani perawatan intensif.
Usai kejadian, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi.
AKBP Eko Rubiyanto memastikan penyidik telah mengidentifikasi terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran. "Kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku serta mendalami motif yang melatarbelakangi penembakan ini," katanya.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan secara pasti motif penembakan tersebut. Penyidik masih mendalami hubungan antara korban dan pelaku, termasuk memastikan apakah sengketa lahan menjadi pemicu utama insiden berdarah itu.
Berita Terkait
-
Dua Warga Alami Luka Tembak, Mess PT BCP Dibakar: Apa yang Terjadi di Lempuing?
-
Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita
-
Koalisi Anti Mafia Tanah Sumsel Kecam Penetapan 4 Petani Muba sebagai Tersangka
-
Kronologi Live TikTok Maut di OKI, Letusan Terdengar dari Dalam Kamar hingga Remaja 18 Tahun Tewas
-
Dari Mana Revolver Itu Berasal? Misteri Senjata dalam Tragedi Live TikTok Maut di OKI
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison