- Harga emas Antam satu gram di Palembang mencapai Rp2.660.000 pada akhir Juni 2026 akibat pengaruh pasar global.
- Emas perhiasan 22 karat dijual seharga Rp14,7 juta per suku dengan harga buyback mencapai Rp2.378.000 per gram.
- Fluktuasi harga emas dipengaruhi nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi global sehingga masyarakat disarankan memantau harga rutin.
SuaraSumsel.id - Harga emas hari ini di Palembang kembali menjadi perhatian masyarakat, baik untuk investasi maupun kebutuhan perhiasan. Memasuki akhir Juni 2026, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2.660.000, sementara emas perhiasan 22 karat menembus sekitar Rp14,7 juta per suku (setara 6,7 gram).
Kenaikan harga emas kali ini tergolong tipis dibanding hari sebelumnya. Meski demikian, harga masih berada di bawah level tertinggi yang sempat tercapai pada awal Juni. Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Sekarang harga masih turun, tapi lumayan bisa untuk investasi," ujar Lili, pembeli emas di Palembang, Minggu (28/6/2028).
Berikut rincian harga emas Antam di Palembang:
0,5 gram: Rp1.380.000
1 gram: Rp2.660.000
2 gram: Rp5.260.000
3 gram: Rp7.887.000
5 gram: Rp13.115.000
Harga emas perhiasan 22 karat di sejumlah toko emas di Palembang diperkirakan berada di kisaran Rp14.700.000 per suku atau setara 6,7 gram. Harga ini bisa berbeda di tiap toko karena dipengaruhi biaya pembuatan serta kebijakan masing-masing penjual.
Buyback Ikut Naik
Selain harga jual, nilai pembelian kembali (buyback) emas juga mengalami kenaikan. Saat ini, harga buyback berada di kisaran Rp2.378.000 per gram, meningkat dibanding hari sebelumnya. Kenaikan ini menjadi perhatian investor karena berpengaruh terhadap potensi keuntungan saat menjual emas.
Pengamat pasar menilai emas masih menjadi instrumen investasi yang diminati, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, calon pembeli disarankan tidak hanya melihat pergerakan harga harian, melainkan mempertimbangkan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang.
Baca Juga: Hari Ketiga GPR x DKG 2026 Semarak, Wadah Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif
Memantau harga emas secara rutin dapat membantu menentukan waktu pembelian yang lebih tepat, terutama saat harga mengalami koreksi setelah kenaikan.
Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global. Karena itu, masyarakat disarankan selalu mengecek pembaruan harga sebelum melakukan transaksi.
Berita Terkait
-
Hari Ketiga GPR x DKG 2026 Semarak, Wadah Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
Ratu Dewa Rombak 6 Kepala Dinas Pemkot Palembang, Kadiskominfo Ikut Bergeser
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg