- Ditresnarkoba Polda Sumsel menyita 6.000 pil ekstasi dan 150 cartridge etomidate dari sebuah mobil di Sumatera Selatan, Selasa (23/6/2026).
- Dua tersangka berinisial MZ dan MH ditangkap saat membawa barang bukti narkotika tersebut dari Medan menuju ke Palembang.
- Penyalahgunaan etomidate dalam cairan vape ilegal sangat berbahaya karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius bagi para penggunanya.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil pemetaan dan pemantauan yang dilakukan Ditresnarkoba bersama Tim Teknologi Informasi Ditintelkam Polda Sumsel.
Dua orang tersangka berinisial MZ (41) dan MH (35) yang merupakan warga Sumatera Utara turut diamankan dalam operasi tersebut.
Temuan etomidate dalam kasus ini menunjukkan pola peredaran zat berbahaya yang semakin beragam. Jika sebelumnya perhatian publik lebih banyak tertuju pada sabu, ganja, atau ekstasi, kini aparat juga menghadapi tantangan baru berupa peredaran zat-zat yang memiliki fungsi medis tetapi disalahgunakan untuk kepentingan ilegal.
Kombinasi antara pil ekstasi dan cartridge etomidate dalam satu jaringan distribusi menjadi indikasi bahwa pelaku tidak hanya menyasar pasar narkotika konvensional, tetapi juga pengguna produk vape yang mencari efek tertentu.
Karena itu, pengungkapan ini dinilai penting untuk mencegah peredaran zat berbahaya yang berpotensi menyasar kalangan muda dan produktif.
Hingga saat ini Ditresnarkoba Polda Sumsel masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang berada di balik pengiriman narkotika dan cartridge etomidate tersebut.
Penyidik juga menelusuri tujuan akhir distribusi barang serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan lintas provinsi tersebut.
Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk peredaran narkotika maupun zat berbahaya yang mengancam masyarakat.
Baca Juga: Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Listrik Padam Lagi di Palembang Pekan Ini, Cek Apakah Wilayah Anda Terdampak
-
Harga Emas Palembang Naik Lagi, Kini Tembus Rp14,3 Juta per Suku
-
Niat Tolong Pria Minta Tumpangan, Pemuda Palembang Dibacok dan Ditusuk Begal
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg