- Aditya Saputra menjadi korban pembegalan brutal oleh pria tidak dikenal di kawasan 7 Ulu, Palembang, pada Jumat malam.
- Pelaku menyerang korban dengan senjata tajam setelah sebelumnya berpura-pura meminta tumpangan untuk melancarkan aksi kejahatan tersebut.
- Warga berhasil mengamankan pelaku dan menyerahkannya kepada polisi sementara korban kini menjalani perawatan medis akibat luka serius.
SuaraSumsel.id - Niat baik Aditya Saputra (23) berubah menjadi mimpi buruk. Pemuda asal Jalan DI Panjaitan, Lorong Asli, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang itu harus menjalani perawatan intensif setelah menjadi korban pembegalan brutal di kawasan 7 Ulu.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (19/6/2026) malam itu bermula ketika Aditya melintas di Jalan Bungaran V, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang menggunakan sepeda motornya. Di tengah perjalanan, seorang pria tak dikenal menghentikannya dan meminta diantar menuju kawasan Plaju.
Tak menaruh curiga, Aditya memilih membantu pria tersebut. Namun keputusan yang semula didasari rasa iba justru berujung petaka.
Di tengah perjalanan, pria yang diboncengnya tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban untuk menyerahkan barang berharga serta sepeda motor yang dikendarainya.
Aditya berusaha mempertahankan motornya. Perlawanan itulah yang kemudian memicu aksi kekerasan brutal.
Pelaku secara membabi buta menyerang korban menggunakan senjata tajam. Bacokan dan tusukan bertubi-tubi menghantam sejumlah bagian tubuh Aditya hingga membuatnya bersimbah darah di lokasi kejadian.
Meski terluka parah, Aditya masih memiliki tenaga untuk berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Teriakan tersebut akhirnya menyelamatkan nyawanya.
Warga yang mendengar suara minta tolong bergegas mendatangi lokasi kejadian. Kehadiran warga membuat pelaku gagal menjalankan aksinya dengan mulus. Pelaku bahkan berhasil diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak berwajib.
Baca Juga: Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
Petugas dari Polrestabes Palembang yang menerima laporan langsung mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat untuk meminta keterangan sekaligus memastikan kondisi korban.
"Benar adanya keluarga korban melapor kemarin dan langsung kami tindak lanjuti," kata Ipda Hendra Yuswoyo.
Akibat serangan tersebut, Aditya mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Luka ditemukan di bagian belakang leher, kepala dekat telinga, lengan kiri, pergelangan tangan, jari, dagu, hidung, siku kiri hingga kedua lutut. Korban saat ini masih menjalani perawatan medis.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan jalanan. Dalam beberapa kasus di Sumatera Selatan, pelaku begal diketahui menggunakan modus meminta bantuan atau tumpangan sebelum akhirnya melancarkan aksinya terhadap korban.
Polisi kini masih melakukan pendalaman untuk melengkapi proses hukum terhadap pelaku dan mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi tersebut. Sementara keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas tindakan yang hampir merenggut nyawa Aditya.
Berita Terkait
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Begal Bersenjata Kembali Hantui Palembang, Perempuan Pulang Kerja Jadi Korban, Motor Raib
-
Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
7 Fakta Aksi Heroik Bocah Palembang Lawan Begal hingga Pelaku Lari Tunggang Langgang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Listrik Padam Lagi di Palembang Pekan Ini, Cek Apakah Wilayah Anda Terdampak
-
Harga Emas Palembang Naik Lagi, Kini Tembus Rp14,3 Juta per Suku
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan Kembali Safe Deposit Box, Solusi Aman Aset Berharga
-
Niat Tolong Pria Minta Tumpangan, Pemuda Palembang Dibacok dan Ditusuk Begal
-
Koalisi Anti Mafia Tanah Sumsel Kecam Penetapan 4 Petani Muba sebagai Tersangka