Tasmalinda
Rabu, 24 Juni 2026 | 16:48 WIB
PT BCP Group Wilmar dibakar massa, Selasa (24/6/2026) sore
Baca 10 detik
  • Personel gabungan Polda Sumsel dan Polres OKI mengamankan kendaraan serta sawit terkait pencurian di PT BCP, Selasa (23/6/2026).
  • Aksi massa menuntut pengembalian barang sitaan berujung bentrokan, pelemparan batu, hingga pembakaran mess karyawan di lokasi perkebunan tersebut.
  • Dua warga mengalami luka tembak akibat letusan misterius yang kini sedang dalam penyelidikan menyeluruh oleh pihak kepolisian setempat.

Dua Warga Mengalami Luka

Tak lama setelah letusan terdengar, dua warga dilaporkan mengalami luka. Korban pertama berinisial MU (43), warga Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, mengalami luka pada bagian paha kiri.

Sementara korban kedua berinisial ZA (50) mengalami luka pada bagian perut sebelah kiri.

Kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis dan hingga kini polisi masih mendalami penyebab pasti luka yang dialami keduanya. "Seluruh rangkaian peristiwa akan kami dalami secara profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar AKBP Eko Rubiyanto.

Pasca-insiden yang menyebabkan warga terluka, suasana di lokasi semakin tidak terkendali. Sejumlah massa berkumpul di sekitar area perusahaan dan melakukan perusakan terhadap fasilitas yang ada.

Salah satu bangunan yang menjadi sasaran adalah mess karyawan PT BCP Group Wilmar. Asap hitam terlihat membumbung dari kawasan perkebunan dan menjadi perhatian warga sekitar.

Untuk mengendalikan situasi, Polda Sumsel mengerahkan personel tambahan dari unsur Reserse, Propam, dan Brimob. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali sekaligus mendukung proses penyelidikan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan seluruh penanganan dilakukan secara profesional dan transparan.

"Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, proporsional, dan transparan. Fokus utama kami adalah menjaga keselamatan masyarakat, memulihkan situasi kamtibmas, serta memastikan setiap fakta yang ada dapat diungkap secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Nandang.

Baca Juga: Dua Warga Tertembak dan Mess Dibakar, Bagaimana Kerusuhan di PT BCP Group Wilmar Bermula?

Hingga Rabu (24/6/2026), polisi masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian yang terjadi di area PT BCP Group Wilmar.

Salah satu fokus utama penyelidikan adalah mengungkap sumber suara letusan yang terdengar saat kericuhan berlangsung dan menyebabkan adanya korban luka.

Peristiwa di PT BCP Group Wilmar ini menjadi salah satu insiden paling menyita perhatian di Sumatera Selatan dalam beberapa waktu terakhir. Selain menimbulkan korban luka dan kerusakan fasilitas perusahaan, kasus ini juga membuka pertanyaan besar mengenai penyebab letusan yang hingga kini masih didalami aparat kepolisian.

Load More