- Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, menjalani pemeriksaan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan di Palembang pada Rabu, 3 Juni 2026.
- Data LHKPN menunjukkan kenaikan kekayaan Iwan Tuaji dari Rp50 juta pada tahun 2019 menjadi Rp6,726 miliar di tahun 2024.
- Masyarakat Sumatera Selatan menyoroti lonjakan aset tanah serta bangunan milik politikus Partai NasDem tersebut selama kurun waktu lima tahun.
SuaraSumsel.id - Nama Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Tuaji, menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Sumatera Selatan pada Rabu (3/6/2026). Politikus Partai NasDem itu menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel terkait perkara yang tengah didalami penyidik.
Di tengah pemeriksaan yang berlangsung di Palembang tersebut, perhatian publik tidak hanya tertuju pada perkembangan kasus yang sedang ditangani aparat penegak hukum. Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Iwan Tuaji juga ikut menjadi sorotan dan ramai dicari masyarakat.
Pasalnya, dokumen LHKPN yang diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan perubahan signifikan pada nilai kekayaan Iwan Tuaji dalam kurun waktu lima tahun. Dari total harta Rp50 juta yang dilaporkan pada 2019, nilainya meningkat menjadi Rp6,726 miliar saat maju sebagai calon Wakil Bupati PALI pada Pilkada 2024.
Perubahan nilai kekayaan tersebut menjadi salah satu informasi yang banyak dicari publik seiring meningkatnya perhatian terhadap sosok Iwan Tuaji. Tidak sedikit masyarakat yang berusaha mengetahui lebih jauh profil, perjalanan politik, hingga data kekayaan yang pernah dilaporkan kepada negara.
Berdasarkan dokumen LHKPN tahun 2019, kekayaan Iwan Tuaji tercatat sebesar Rp50 juta. Pada saat itu, harta yang dilaporkan seluruhnya berasal dari kas dan setara kas.
Tidak terdapat laporan kepemilikan tanah dan bangunan, kendaraan bermotor, surat berharga maupun aset bergerak lainnya dalam dokumen tersebut.
Namun lima tahun berselang, saat mengikuti kontestasi Pilkada PALI 2024 sebagai calon Wakil Bupati, jumlah kekayaan yang dilaporkan mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp6.726.600.000.
Dari rincian yang tercantum dalam LHKPN, aset terbesar berasal dari tanah dan bangunan yang berlokasi di Kota Palembang dengan nilai mencapai Rp6 miliar.
Selain itu, Iwan Tuaji juga melaporkan kepemilikan sebuah mobil Toyota minibus tahun 2022 senilai Rp550 juta.
Baca Juga: Dari Garda Pemuda NasDem hingga 15 Bulan Jabat Wabup PALI, Begini Jejak Karier Iwan Tuaji
Dalam laporan yang sama, terdapat pula harta bergerak lainnya senilai Rp35 juta dan kas serta setara kas sebesar Rp150 juta.
Setelah dikurangi kewajiban berupa utang sebesar Rp8,4 juta, total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp6,726 miliar.
Data tersebut merupakan bagian dari dokumen resmi LHKPN yang dapat diakses publik sebagai bentuk transparansi penyelenggara negara.
Di sisi lain, pemeriksaan yang dijalani Iwan Tuaji pada Rabu (3/6/2026) membuat namanya menjadi salah satu tokoh daerah yang paling banyak dicari masyarakat Sumatera Selatan.
Sejumlah warga terlihat mengikuti perkembangan informasi melalui berbagai platform digital dan media massa, termasuk mencari informasi mengenai rekam jejak politik serta laporan harta kekayaan yang pernah disampaikan kepada KPK.
Iwan Tuaji sendiri dikenal sebagai politikus Partai NasDem yang meniti karier dari berbagai organisasi kepemudaan sebelum akhirnya terpilih sebagai Wakil Bupati PALI mendampingi Bupati Asgianto pada Pilkada 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Garda Pemuda NasDem hingga 15 Bulan Jabat Wabup PALI, Begini Jejak Karier Iwan Tuaji
-
7 Fakta Iwan Tuaji, Wabup PALI dari NasDem yang Kini Diperiksa Kejati Sumsel
-
Siapa Iwan Tuaji? Politikus NasDem yang Kini Jadi Sorotan Karena Diperiksa Kejati Sumsel
-
Dicecar Pertanyaan Wartawan, Iwan Tuaji Tetap Bungkam Saat Masuk Ruang Pemeriksaan
-
Dari Rp50 Juta Jadi Rp6,7 Miliar, Harta Iwan Tuaji Jadi Sorotan di Tengah Pemeriksaan Kejati
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Proyek Rp10 Miliar, Fee Rp1 Miliar dan Uang Rp436 Juta: Ini Temuan Kejati dalam Kasus Iwan Tuaji
-
Kejati Tetapkan Iwan Tuaji Tersangka, Dugaan Fee Rp1 Miliar dari Proyek Rp10 Miliar Terungkap
-
Saat Diperiksa Kejati, Perjalanan Harta Iwan Tuaji Ikut Jadi Sorotan: Dari Rp50 Juta ke Rp6,7 Miliar