- Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, sedang menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan terkait suatu perkara hukum.
- Iwan Tuaji terpilih sebagai Wakil Bupati PALI periode 2025–2030 setelah memenangkan Pilkada bersama pasangannya, Asgianto.
- Masa jabatan yang baru berjalan sekitar 15 bulan tersebut kini tengah menjadi sorotan publik di Sumatera Selatan.
SuaraSumsel.id - Nama Iwan Tuaji kini ramai diperbincangkan publik Sumatera Selatan. Namun jauh sebelum menduduki kursi Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), politikus Partai NasDem itu lebih dulu meniti karier melalui berbagai organisasi kepemudaan dan kegiatan politik di tingkat daerah.
Jika dihitung sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, masa jabatan Iwan Tuaji sebagai Wakil Bupati PALI baru berjalan sekitar 15 bulan. Dalam waktu yang relatif singkat itu, namanya kini menjadi salah satu yang paling banyak dicari masyarakat Sumsel.
Sebelum menduduki jabatan strategis di pemerintahan daerah, ia dikenal aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan politik yang membentuk jaringan serta pengalaman kepemimpinannya.
Sebelum dikenal sebagai politisi, Iwan Tuaji aktif di sejumlah organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Namanya tercatat pernah berkecimpung di Garda Pemuda NasDem Kota Palembang, SAPMA Pemuda Pancasila, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), hingga Pemuda Panca Marga (PPM). Pengalaman organisasi inilah yang menjadi salah satu modal penting dalam perjalanan politiknya.
Selain aktif berorganisasi, Iwan juga pernah menjadi tenaga ahli DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan memahami proses pemerintahan, penyusunan kebijakan, hingga dinamika politik daerah.
Meniti Karier Politik Bersama NasDem
Karier politik Iwan Tuaji berkembang melalui Partai NasDem. Di internal partai, ia dikenal sebagai kader muda yang aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Namanya mulai mencuri perhatian menjelang Pilkada PALI 2024. Saat itu, Iwan Tuaji dipasangkan dengan Asgianto dan mendapat dukungan dari koalisi besar yang terdiri dari sejumlah partai politik.
Pasangan Asgianto-Iwan Tuaji kemudian berhasil memenangkan Pilkada PALI 2024 dan mengungguli kandidat lainnya. Kemenangan tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan politik Iwan Tuaji yang sebelumnya lebih banyak dikenal sebagai aktivis organisasi dan kader partai.
Baca Juga: 7 Fakta Iwan Tuaji, Wabup PALI dari NasDem yang Kini Diperiksa Kejati Sumsel
Setelah memenangkan Pilkada, Iwan Tuaji resmi dilantik sebagai Wakil Bupati PALI periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam karier politiknya sebagai salah satu kepala daerah termuda di Sumatera Selatan.
Sejak dilantik, Iwan Tuaji aktif mendampingi Bupati PALI Asgianto dalam berbagai agenda pemerintahan, mulai dari program 100 hari kerja, pelayanan publik, pembangunan daerah, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Beberapa capaian pemerintahan daerah selama masa awal kepemimpinan juga sempat dipublikasikan oleh Pemerintah Kabupaten PALI.
Baru Sekitar 15 Bulan Menjabat
Jika dihitung sejak pelantikan pada 20 Februari 2025 hingga awal Juni 2026, masa jabatan Iwan Tuaji sebagai Wakil Bupati PALI baru berjalan sekitar 15 bulan.
Dalam rentang waktu yang relatif singkat itu, ia masih aktif menghadiri berbagai agenda resmi pemerintah daerah. Pada sejumlah kesempatan, Iwan Tuaji juga menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Perjalanan yang membawa Iwan Tuaji dari aktivis organisasi, kader NasDem, tenaga ahli DPRD, hingga akhirnya menduduki kursi Wakil Bupati PALI kini memasuki fase yang berbeda.
Berita Terkait
-
7 Fakta Iwan Tuaji, Wabup PALI dari NasDem yang Kini Diperiksa Kejati Sumsel
-
Siapa Iwan Tuaji? Politikus NasDem yang Kini Jadi Sorotan Karena Diperiksa Kejati Sumsel
-
Dicecar Pertanyaan Wartawan, Iwan Tuaji Tetap Bungkam Saat Masuk Ruang Pemeriksaan
-
Dari Rp50 Juta Jadi Rp6,7 Miliar, Harta Iwan Tuaji Jadi Sorotan di Tengah Pemeriksaan Kejati
-
Kronologi Wabup PALI Diamankan Kejati, Dari Rumah Dinas hingga Diperiksa di Palembang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Sultan Muda Goes to OKU Timur, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
-
Paket Pernikahan Ciatok di Wyndham Opi Hotel Palembang Mulai Rp4,8 Juta per Meja