- Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, kini menjadi sorotan publik Sumatera Selatan setelah menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi setempat.
- Iwan Tuaji merupakan kader Partai NasDem yang terpilih sebagai Wakil Bupati PALI periode 2025–2030 bersama Bupati Asgianto.
- Laporan LHKPN mencatat politikus berusia 39 tahun tersebut memiliki total harta kekayaan mencapai Rp6,7 miliar saat Pilkada 2024.
SuaraSumsel.id - Nama Iwan Tuaji mendadak menjadi perhatian publik Sumatera Selatan. Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu ramai diperbincangkan setelah menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan.
Seiring meningkatnya perhatian publik, pencarian mengenai profil, biodata, pendidikan, perjalanan politik hingga harta kekayaan Iwan Tuaji ikut meningkat di mesin pencari. Banyak masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh sosok politikus Partai NasDem yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati PALI tersebut.
Berikut tujuh fakta tentang Iwan Tuaji yang perlu diketahui.
1. Lahir di Palembang dan Berusia 39 Tahun
Iwan Tuaji lahir di Palembang pada 28 Agustus 1986. Di usia 39 tahun, ia menjadi salah satu kepala daerah muda di Sumatera Selatan yang berhasil memenangkan kontestasi Pilkada 2024.
2. Lulusan Sarjana Hukum
Dari sisi pendidikan, Iwan Tuaji merupakan lulusan Universitas Sjakhyakirti Palembang dengan gelar Sarjana Hukum.
Latar belakang pendidikan hukum tersebut menjadi salah satu modalnya dalam meniti karier politik dan pemerintahan.
3. Berkarier Bersama Partai NasDem
Baca Juga: Siapa Iwan Tuaji? Politikus NasDem yang Kini Jadi Sorotan Karena Diperiksa Kejati Sumsel
Nama Iwan Tuaji dikenal sebagai kader Partai NasDem. Jauh sebelum menjadi Wakil Bupati PALI, ia aktif dalam berbagai kegiatan politik dan kepartaian.
Pada masa penjaringan Pilkada PALI 2024, Iwan Tuaji menjadi salah satu kader NasDem yang menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi kepala daerah.
4. Pernah Maju dalam Bursa Pilkada PALI
Sebelum akhirnya menjadi Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji sempat mengikuti berbagai tahapan penjaringan calon kepala daerah.
Dalam proses tersebut, namanya cukup diperhitungkan dan mendapat perhatian dari berbagai partai politik yang membangun koalisi menjelang Pilkada PALI 2024.
5. Menang Pilkada Bersama Asgianto
Berita Terkait
-
Siapa Iwan Tuaji? Politikus NasDem yang Kini Jadi Sorotan Karena Diperiksa Kejati Sumsel
-
Dicecar Pertanyaan Wartawan, Iwan Tuaji Tetap Bungkam Saat Masuk Ruang Pemeriksaan
-
Dari Rp50 Juta Jadi Rp6,7 Miliar, Harta Iwan Tuaji Jadi Sorotan di Tengah Pemeriksaan Kejati
-
Kronologi Wabup PALI Diamankan Kejati, Dari Rumah Dinas hingga Diperiksa di Palembang
-
Profil Iwan Tuaji, Wakil Bupati PALI yang Kini Jadi Sorotan dalam Kasus Dugaan Fee Proyek
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Proyek Rp10 Miliar, Fee Rp1 Miliar dan Uang Rp436 Juta: Ini Temuan Kejati dalam Kasus Iwan Tuaji
-
Kejati Tetapkan Iwan Tuaji Tersangka, Dugaan Fee Rp1 Miliar dari Proyek Rp10 Miliar Terungkap
-
Saat Diperiksa Kejati, Perjalanan Harta Iwan Tuaji Ikut Jadi Sorotan: Dari Rp50 Juta ke Rp6,7 Miliar
-
Dari Garda Pemuda NasDem hingga 15 Bulan Jabat Wabup PALI, Begini Jejak Karier Iwan Tuaji
-
LRT Sumsel Catat 40.719 Penumpang Saat Libur Panjang, CFN dan CFD Dongkrak Mobilitas Warga