- Kejati Sumatera Selatan mengamankan Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji dan seorang kepala dinas pada Rabu, 3 Juni 2026.
- Kedua pejabat tersebut dibawa ke kantor Kejati Sumatera Selatan di Palembang untuk menjalani pemeriksaan secara intensif dan tertutup.
- Penyelidikan dilakukan terkait dugaan tindak pidana suap atau fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.
SuaraSumsel.id - Pengamanan terhadap Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji dan seorang kepala dinas oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan pada Rabu (3/6/2026) mengejutkan banyak pihak. Langkah penyidik tersebut langsung menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Kasus yang tengah didalami penyidik disebut berkaitan dengan dugaan suap atau fee proyek. Meski demikian, hingga kini Kejati Sumsel masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan.
Lalu bagaimana kronologi pengamanan tersebut?
1. Penyidik Kejati Bergerak Sejak Pagi
Informasi yang dihimpun menyebutkan tim Kejati Sumsel bergerak untuk melakukan pengamanan terhadap sejumlah pihak yang diduga mengetahui atau terkait dengan perkara yang sedang diselidiki.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan keterangan dan pendalaman kasus yang sedang ditangani penyidik.
2. Wakil Bupati PALI Diamankan dari Rumah Dinas
Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji disebut diamankan saat berada di rumah dinasnya.
Pengamanan terhadap pejabat aktif ini langsung menarik perhatian masyarakat karena dilakukan di tengah aktivitas pemerintahan yang masih berjalan normal.
Baca Juga: Profil Iwan Tuaji, Wakil Bupati PALI yang Kini Jadi Sorotan dalam Kasus Dugaan Fee Proyek
Tidak butuh waktu lama, kabar tersebut menyebar luas di berbagai grup percakapan dan media sosial.
3. Kepala Dinas Ikut Dibawa untuk Diperiksa
Selain wakil bupati, penyidik juga mengamankan seorang kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.
Keterlibatan pejabat OPD dalam pemeriksaan ini membuat publik menduga penyidik tengah menelusuri dugaan keterkaitan proyek pemerintah dengan perkara yang sedang diusut.
4. Keduanya Dibawa ke Kantor Kejati Sumsel
Setelah diamankan dari lokasi berbeda, kedua pejabat tersebut kemudian dibawa ke Kantor Kejati Sumsel di Palembang.
Berita Terkait
-
Profil Iwan Tuaji, Wakil Bupati PALI yang Kini Jadi Sorotan dalam Kasus Dugaan Fee Proyek
-
5 Fakta Kasus Wabup PALI yang Diamankan Kejati, Dugaan Fee Proyek Jadi Sorotan
-
Kejati Jemput Wakil Bupati PALI dan Kepala Dinas, Dugaan Suap Fee Proyek Terkuak
-
Film 'Jongot' Angkat Kearifan Suku Musi dalam Menjaga Hutan dan Alam
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Sultan Muda Goes to OKU Timur, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
-
Paket Pernikahan Ciatok di Wyndham Opi Hotel Palembang Mulai Rp4,8 Juta per Meja