Tasmalinda
Senin, 01 Juni 2026 | 23:04 WIB
Aktvitas yang digelar di acara Sungai Tebo, Jambi
Baca 10 detik
  • Komunitas Muda Alam Tebo menyelenggarakan aksi lingkungan di Rivera Park, Kabupaten Tebo, pada 30 Mei 2026.
  • Kegiatan ini melibatkan penanaman pohon dan penebaran benih ikan untuk memulihkan ekosistem sungai pasca tambang ilegal.
  • Inisiatif ini bertujuan membangkitkan peran generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan dan sehat.

Lebih menggembirakan lagi, beberapa spesies ikan yang sempat sulit ditemukan kini mulai kembali menghuni perairan tersebut.

Di antaranya ikan Aji-aji, Julung-julung, Seluang, dan Keperas yang menjadi indikator penting pulihnya kualitas lingkungan sungai.

Generasi Muda Menghadapi Krisis Lingkungan

Dalam sesi seminar lingkungan, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Universitas Indonesia, Qurrota A'yun Nurramadhani, mengingatkan bahwa generasi muda saat ini merupakan kelompok yang paling merasakan dampak krisis lingkungan.

Alumni SMA Negeri 2 Tebo yang pernah mengikuti pertemuan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Azerbaijan pada 2024 itu mengatakan berbagai bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menjadi pengingat bahwa kerusakan lingkungan memiliki dampak nyata terhadap kehidupan manusia.

"Apa yang hilang akibat bencana lingkungan tidak akan pernah kembali. Baik itu nyawa, harta benda, sungai, maupun ruang hidup lainnya," kata A'yun.

Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab menjaga apa yang masih tersisa agar tidak benar-benar hilang di masa depan.

Ia mengaku ingin memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk mendukung pembangunan yang lebih ramah lingkungan.

"Saya bertekad belajar dan mengembangkan ilmu teknik sipil yang berorientasi pada pemulihan lingkungan dan kemajuan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi

Menanam Harapan untuk Masa Depan

Selain seminar dan diskusi lingkungan, peserta juga melakukan penanaman pohon hutan serta penebaran benih ikan di kawasan Rivera Park.

Kegiatan tersebut menjadi simbol sederhana bahwa menjaga alam tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Menanam satu pohon atau menjaga satu aliran sungai pun dapat menjadi awal perubahan.

Pembina Pramuka SMA Negeri 2 Tebo, Ari Pramono, menilai kegiatan ini memberi warna baru dalam aktivitas kepanduan karena memadukan pendidikan lingkungan, penguatan karakter, dan kreativitas siswa.

Ia berharap KOMMANDO terus berkembang sebagai ruang kolaborasi anak muda untuk menjaga lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, pengelola Rivera Park, Pramono, menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang digerakkan generasi muda.

Load More