- Komunitas Muda Alam Tebo menyelenggarakan aksi lingkungan di Rivera Park, Kabupaten Tebo, pada 30 Mei 2026.
- Kegiatan ini melibatkan penanaman pohon dan penebaran benih ikan untuk memulihkan ekosistem sungai pasca tambang ilegal.
- Inisiatif ini bertujuan membangkitkan peran generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan dan sehat.
Lebih menggembirakan lagi, beberapa spesies ikan yang sempat sulit ditemukan kini mulai kembali menghuni perairan tersebut.
Di antaranya ikan Aji-aji, Julung-julung, Seluang, dan Keperas yang menjadi indikator penting pulihnya kualitas lingkungan sungai.
Generasi Muda Menghadapi Krisis Lingkungan
Dalam sesi seminar lingkungan, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Universitas Indonesia, Qurrota A'yun Nurramadhani, mengingatkan bahwa generasi muda saat ini merupakan kelompok yang paling merasakan dampak krisis lingkungan.
Alumni SMA Negeri 2 Tebo yang pernah mengikuti pertemuan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Azerbaijan pada 2024 itu mengatakan berbagai bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menjadi pengingat bahwa kerusakan lingkungan memiliki dampak nyata terhadap kehidupan manusia.
"Apa yang hilang akibat bencana lingkungan tidak akan pernah kembali. Baik itu nyawa, harta benda, sungai, maupun ruang hidup lainnya," kata A'yun.
Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab menjaga apa yang masih tersisa agar tidak benar-benar hilang di masa depan.
Ia mengaku ingin memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk mendukung pembangunan yang lebih ramah lingkungan.
"Saya bertekad belajar dan mengembangkan ilmu teknik sipil yang berorientasi pada pemulihan lingkungan dan kemajuan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
Menanam Harapan untuk Masa Depan
Selain seminar dan diskusi lingkungan, peserta juga melakukan penanaman pohon hutan serta penebaran benih ikan di kawasan Rivera Park.
Kegiatan tersebut menjadi simbol sederhana bahwa menjaga alam tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Menanam satu pohon atau menjaga satu aliran sungai pun dapat menjadi awal perubahan.
Pembina Pramuka SMA Negeri 2 Tebo, Ari Pramono, menilai kegiatan ini memberi warna baru dalam aktivitas kepanduan karena memadukan pendidikan lingkungan, penguatan karakter, dan kreativitas siswa.
Ia berharap KOMMANDO terus berkembang sebagai ruang kolaborasi anak muda untuk menjaga lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, pengelola Rivera Park, Pramono, menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang digerakkan generasi muda.
Berita Terkait
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Isak Tangis Pecah di Pemakaman Myta, Dokter Muda Diduga 3 Bulan Tanpa Libur di RSUD KH Daud Arif
-
Viral Digerebek Istri di Kamar Kos dengan Wanita Lain, Dosen UIN Jambi Klaim Kejadian Diset
-
Digerebek Istri di Kos Bareng Mahasiswi, Wakil Dekan UIN Jambi Langsung Dinonaktifkan
-
Dipaksa Jaga Saat Sesak Napas? Dokter Muda Ini Meninggal, Dugaan Overwork Kini Diselidiki
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Di Mana Prima Salam? Ratu Dewa Ungkap Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Palembang
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Demi Tingkatkan PAD, Pospera Sumsel Desak Ratu Dewa Utamakan Good Government Bapenda Palembang
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung