- Polisi menangkap seorang perempuan di Kertapati, Palembang, pada 1 Mei 2026 atas dugaan pembunuhan kerabatnya.
- Tersangka diduga menusuk korban hingga tewas akibat pertengkaran keluarga yang memanas pada 23 April 2026.
- Sebelum dibawa petugas, tersangka mencuci kaki ibunya sebagai wujud penyesalan di tengah proses hukum tersebut.
SuaraSumsel.id - Penangkapan seorang perempuan di kawasan Kertapati, Palembang, berubah menjadi momen yang tak biasa. Di tengah proses hukum atas dugaan pembunuhan terhadap kerabatnya, suasana yang semula tegang justru berganti haru.
Tangis keluarga pecah dari dalam rumah saat aparat kepolisian datang menjemput tersangka. Tidak ada perlawanan. Perempuan itu tampak tenang, seolah telah memahami konsekuensi dari perbuatannya. Namun sebelum dibawa pergi, ia menyampaikan satu permintaan.
Ia ingin mencuci kaki ibunya. Permintaan itu sempat membuat suasana terdiam. Petugas memberi waktu. Di dalam rumah, perempuan tersebut kemudian bersimpuh di hadapan ibunya.
Dengan tangan yang terlihat gemetar, ia menyiramkan air ke kaki sang ibu, lalu mengusapnya perlahan. Tak ada kata-kata panjang. Hanya gerakan sederhana yang sarat makna.
Di sudut ruangan, tangis anaknya pecah. Ia menangis histeris menyaksikan ibunya bersimpuh, sebelum akhirnya harus pergi bersama polisi.
Suasana yang awalnya penuh ketegangan berubah menjadi emosional. Kasus ini bermula dari konflik keluarga yang terjadi pada 23 April 2026. Tersangka diduga terlibat pertengkaran dengan korban yang masih memiliki hubungan kekerabatan.
Cekcok tersebut memanas.
Dalam kondisi emosi, pertikaian berubah menjadi kekerasan. Korban mengalami luka serius akibat penusukan dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.
Pihak kepolisian yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka pada 1 Mei 2026.
Baca Juga: Kronologi Warga Jambi Lawan Begal Sampai Tewas, Malah Ditetapkan Tersangka
“Yang bersangkutan sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujar salah satu petugas kepolisian saat dikonfirmasi.
Saat diamankan, tersangka tidak melakukan perlawanan. Ia justru menunjukkan sikap kooperatif. Permintaan untuk mencuci kaki ibunya menjadi momen yang paling menyita perhatian. Polisi yang berada di lokasi memberi waktu sebelum akhirnya membawa tersangka keluar rumah.
“Dari keterangan awal, kejadian ini dipicu cekcok keluarga yang kemudian memanas,” tambah petugas.
Peristiwa ini menyisakan kontras yang kuat. Di satu sisi, ada tindakan kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa. Di sisi lain, ada gestur seorang anak kepada ibunya yang penuh makna.
Momen itu menjadi gambaran bahwa dalam satu waktu, seseorang bisa berada di dua sisi yang sangat berbeda—antara emosi yang tak terkendali dan penyesalan yang datang terlambat.
Kini, proses hukum terhadap tersangka terus berjalan.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Warga Jambi Lawan Begal Sampai Tewas, Malah Ditetapkan Tersangka
-
Ferdy Sambo Percaya Diri Meski Tersangka Pembunuhan, Sosok Kakak Asuh Disebut-Sebut
-
Dites Alat Uji Kebohongan Hari Ini, Yakin Irjen Ferdy Sambo Berkata Jujur?
-
Para Tersangka Pembunuh Brigadir J Diuji Tes Kebohongan, Bagaimana Hasilnya?
-
Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Dan Kuat Maruf Dipertemukan di Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh