- Bank Indonesia Sumatera Selatan meluncurkan program InkuBI Sultan Muda 2026 di Palembang pada 24 April 2026 mendatang.
- Sebanyak 150 pelaku UMKM terpilih akan mendapatkan pembinaan intensif terkait aspek legalitas, sistem keuangan, dan pemasaran digital.
- Program ini bertujuan memperkuat daya saing wirausahawan muda agar mampu menembus pasar nasional hingga kancah ekonomi global.
SuaraSumsel.id - Upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah kembali digencarkan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan resmi meluncurkan program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026, sebuah inisiatif yang tidak sekadar pelatihan, tetapi dirancang sebagai mesin baru pencetak wirausahawan muda berbasis digital.
Peluncuran program yang digelar di Hotel Excelton Palembang pada 24 April 2026 itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari otoritas keuangan hingga pelaku industri.
Di tengah tekanan ekonomi global dan perubahan pola konsumsi digital, program ini menjadi sinyal bahwa penguatan UMKM tidak lagi bisa dilakukan dengan cara konvensional.
Sebanyak 150 pelaku UMKM yang terpilih dalam program ini bukan peserta biasa. Mereka telah melalui proses seleksi ketat, menandakan adanya pergeseran pendekatan—dari pembinaan massal menjadi pembinaan berbasis kualitas dan potensi scale-up.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, menegaskan bahwa InkuBI Sultan Muda tidak hanya fokus pada pemasaran digital.
Program ini menyasar persoalan klasik UMKM yang selama ini menjadi penghambat pertumbuhan, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan. “UMKM tidak cukup hanya bisa berjualan. Mereka harus siap secara sistem, legal, dan finansial agar bisa berkembang,” ujarnya.
Komposisi peserta menunjukkan arah pasar yang jelas. Lebih dari separuh peserta berasal dari sektor makanan dan minuman (55 persen), disusul fashion (15 persen), jasa (11 persen), dan kerajinan (9 persen).
Data ini mengindikasikan bahwa sektor konsumsi masih menjadi tulang punggung ekonomi UMKM di Sumatera Selatan, sekaligus memiliki potensi paling cepat untuk berkembang di pasar digital.
Namun, di sisi lain, ini juga menjadi tantangan: bagaimana pelaku usaha bisa keluar dari persaingan ketat dan membangun diferensiasi produk.
Baca Juga: Tak Mau Cuma Jual Mentah, BI Sumsel Siapkan Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah
Melalui program ini, peserta didorong untuk tidak lagi bergantung pada pasar offline. Media sosial diarahkan menjadi etalase utama, sementara marketplace dijadikan kanal distribusi yang lebih luas.
Di era digital, UMKM yang tidak mampu beradaptasi akan tertinggal, sementara yang mampu memanfaatkan teknologi berpeluang menembus pasar nasional bahkan global.
Berbeda dari program pelatihan biasa, InkuBI Sultan Muda 2026 dirancang berjenjang. Peserta akan menjalani pembekalan intensif selama empat hari, kemudian masuk tahap kurasi untuk menentukan tingkat kesiapan usaha.
Bagi yang lolos, pendampingan berlanjut hingga dua bulan, dengan pendekatan berbeda antara pelaku usaha pemula dan lanjutan.
Pendekatan ini menandai perubahan penting: pembinaan UMKM tidak lagi berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut hingga tahap implementasi dan penguatan kapasitas nyata.
Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk ekonomi Sumatera Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Mau Cuma Jual Mentah, BI Sumsel Siapkan Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah
-
Rp1,6 Miliar, Produk Kelapa dan UMKM Sumsel Tembus Pasar China hingga Prancis
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Cara Tukar Uang Baru 2026 di BI Sumsel Lewat PINTAR, Lengkap Jadwal dan Lokasi Palembang
-
Kredit UMKM Sumsel Capai Rp41,3 Triliun, OJK Ungkap 7 Indikator Penguatan Ekonomi Daerah
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan
-
Udara Palembang Hari Ini Berbahaya, PM2.5 Sempat Tembus 681,6 g/m
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim