Tasmalinda
Kamis, 30 April 2026 | 13:50 WIB
Gagal KPR bukan soal gaji, Ini 5 cara memperbaiki BI checking yang sering diabaikan
Baca 10 detik
  • Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK menjadi penentu utama persetujuan KPR oleh bank bagi calon debitur rumah.
  • Debitur wajib melunasi tunggakan serta konsisten membayar cicilan tepat waktu untuk memperbaiki riwayat kredit yang buruk.
  • Nasabah harus memantau skor SLIK OJK secara berkala guna memastikan validitas data dan mengurangi beban utang aktif.

5. Cek SLIK OJK Secara Berkala

Jangan menunggu ditolak baru mengecek. Anda bisa memeriksa riwayat kredit melalui layanan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan.

Dari sini, Anda bisa melihat apakah ada kesalahan data, tunggakan yang belum tercatat lunas, atau bahkan kredit yang tidak Anda kenali.

Jika ada kekeliruan, segera ajukan klarifikasi ke lembaga keuangan terkait.

Ilustrasi perumahan/KPR. [Antara]

Kenapa Ini Penting untuk KPR?

Saat Anda mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), bank tidak hanya melihat penghasilan, tapi juga “karakter finansial”.

Apakah Anda bisa dipercaya mengelola utang jangka panjang hingga 15–20 tahun?

Skor BI Checking atau SLIK menjadi cerminan dari hal tersebut. Bahkan satu catatan buruk di masa lalu bisa berdampak besar pada keputusan bank hari ini.

Kesimpulan: Skor Baik, Jalan ke Rumah Lebih Terbuka

Baca Juga: 6 Rekomendasi Perumahan Dekat Tol di Palembang, Cocok untuk yang Sering ke Lampung

Memperbaiki skor BI Checking bukan proses instan, tapi sangat mungkin dilakukan. Kuncinya ada pada disiplin, konsistensi, dan kesadaran mengelola keuangan.

Jika Anda sedang berencana membeli rumah di 2026 atau 2027, sekarang adalah waktu terbaik untuk mulai memperbaikinya.

Karena ketika momen tepat datang—harga cocok, lokasi strategis—Anda tidak ingin gagal hanya karena satu hal: riwayat kredit.

Load More