SuaraSumsel.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat layanan wealth management dengan menghadirkan pilihan investasi global yang semakin beragam bagi nasabah. Melalui kerja sama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, nasabah BRI kini dapat mengakses berbagai produk reksa dana berbasis dolar Amerika Serikat (USD) secara praktis melalui super app BRImo dan unit kerja.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas pilihan investasi bagi nasabah di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang. Selain memberikan kemudahan akses melalui platform digital, kerja sama itu juga membuka kesempatan bagi nasabah untuk memperoleh eksposur pada berbagai tema investasi di pasar internasional.
Melalui kerja sama itu, BRI menghadirkan tiga produk reksa dana, yakni Batavia China Sharia Equity USD, Batavia Technology Sharia Equity USD, dan Batavia USD Bond Fund. Ketiga produk itu menawarkan karakteristik investasi yang berbeda, mulai dari eksposur pada sektor pertumbuhan di China dan industri teknologi global hingga instrumen obligasi pemerintah berbasis USD.
Batavia China Sharia Equity USD berinvestasi pada saham perusahaan di China, termasuk Hong Kong SAR dan Taiwan, dengan fokus pada tema pertumbuhan jangka panjang seperti artificial intelligence (AI), robot humanoid, pemulihan konsumsi, serta rantai pasok kendaraan listrik.
Sementara itu, Batavia Technology Sharia Equity USD memberikan eksposur kepada perusahaan sektor teknologi dan komunikasi global yang menjadi bagian penting dari perkembangan ekonomi digital. Adapun Batavia USD Bond Fund berinvestasi pada obligasi pemerintah berbasis USD dengan strategi durasi jangka pendek untuk membantu menjaga volatilitas portofolio tetap terukur.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyatakan penguatan layanan wealth management terus dilakukan seiring berkembangnya kebutuhan nasabah terhadap pilihan investasi yang semakin beragam. Menurutnya, integrasi layanan investasi ke dalam BRImo menjadi bagian dari strategi BRI untuk menghadirkan pengalaman finansial yang lebih praktis dan terintegrasi bagi nasabah.
"Melalui kerja sama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, BRI menghadirkan pilihan investasi global yang semakin beragam bagi nasabah. Kehadiran produk reksa dana USD ini sekaligus memperluas alternatif investasi yang dapat diakses melalui BRImo, sehingga nasabah dapat mengelola kebutuhan transaksi perbankan dan investasi dalam satu platform. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan wealth management serta memperkaya pilihan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah," ujar Aris.
Selain menghadirkan berbagai layanan transaksi perbankan, dengan hadirnya produk reksa dana USD Batavia, nasabah kini memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai pilihan investasi global secara praktis melalui satu ekosistem digital yang terintegrasi.***
Baca Juga: BRI Nilai Saham BBRI Masih Undervalued, Buyback Rp500 Miliar Diluncurkan
Berita Terkait
-
BRI Nilai Saham BBRI Masih Undervalued, Buyback Rp500 Miliar Diluncurkan
-
BRI: Stabilitas Pasar Modal Perlu Dijaga untuk Perkuat Kepercayaan Investor
-
BRI Melalui Perbanas: Perbankan Indonesia Tetap Sehat di Tengah Ketidakpastian Global
-
Cari Rumah, Mobil, hingga Liburan? Semua Ada di BRI Consumer Expo 2026
-
Wealth Management Kian Kompetitif, BRI Raih Penghargaan Best Private Bank dari Global Private Banker
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga
-
ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?