- Majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang menjatuhkan vonis lima tahun penjara kepada Sutarnedi atas kasus pencucian uang hasil narkotika.
- Terdakwa juga dikenai denda sepuluh juta rupiah serta perampasan sejumlah aset kendaraan, properti, dan saldo rekening oleh negara.
- Hakim memutuskan mengembalikan beberapa aset properti dan perhiasan emas kepada terdakwa setelah melalui pertimbangan hukum dalam persidangan tersebut.
Saldo rekening dari bank seperti Bank Central Asia, Bank Mandiri, dan Bank Sumsel Babel turut dirampas, termasuk dokumen mutasi rekening, deposito, dan transaksi keuangan lainnya.
Namun, tidak semua aset disita.
Dalam amar putusannya, majelis hakim memerintahkan sebidang tanah beserta bangunan seluas lebih kurang 606 meter persegi di Dusun III, Kelurahan Tulung Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan, dikembalikan kepada terdakwa.
Tak hanya itu, sejumlah perhiasan emas juga diputuskan kembali kepada Haji Sutar.
Perhiasan yang dikembalikan antara lain satu gelang emas model rantai besar, satu gelang emas model rantai sedang, tiga gelang emas model ulir, satu kalung emas model bandul, dan satu cincin emas.
“Serta perhiasan lainnya dikembalikan kepada terdakwa,” tegas hakim ketua dalam persidangan.
Putusan ini memunculkan pertanyaan publik. Mengapa dalam kasus TPPU narkotika, sebagian aset tetap dirampas negara namun ada pula yang dikembalikan?
Sebagian pihak menilai putusan itu mempertimbangkan pembuktian asal-usul aset dalam persidangan.
Nama Haji Sutar sendiri selama ini dikenal luas di kawasan Tulung Selapan karena gaya hidup mewah dan kepemilikan sejumlah aset bernilai tinggi.
Baca Juga: Ingat Crazy Rich Tulung Selapan? Harta Haji Sutar Terancam Disita, Daftar Asetnya Bikin Kaget
Kini, vonis 5 tahun penjara terhadap Crazy Rich Tulung Selapan itu tak hanya menjadi perhatian masyarakat Sumatera Selatan, tetapi juga memantik perdebatan soal rasa keadilan dalam perkara TPPU hasil kejahatan narkotika.
Berita Terkait
-
Ingat Crazy Rich Tulung Selapan? Harta Haji Sutar Terancam Disita, Daftar Asetnya Bikin Kaget
-
Mengapa Selapan Sering Disebut dalam Kasus Hacker? Ini Penjelasan di Balik Kasus Dana BOS Prabumulih
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
4 Fakta Mengejutkan Hacker Selapan Bobol Dana BOS SMA di Prabumulih, Uang Hampir Rp1 Miliar Ludes
-
Jejak Aliran Dana Narkotika Pengusaha OKI Haji Sutar Segera Dibongkar, Eksepsi Ditolak
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional