Tasmalinda
Rabu, 29 April 2026 | 15:48 WIB
ilustrasi. Fakta OTT BKPSDM Muratara:
Baca 10 detik
  • Aparat kepolisian melakukan operasi tangkap tangan di kantor BKPSDM Musi Rawas Utara pada Senin, 27 April 2026.
  • Kepala BKPSDM berinisial L diamankan polisi karena diduga terlibat praktik pungutan liar dalam pengurusan kenaikan pangkat ASN.
  • Polisi menyita sejumlah uang tunai dan daftar nama ASN sebagai bukti untuk pengembangan penyelidikan kasus tersebut.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa praktik pungutan liar dilakukan secara sistematis terhadap pegawai yang membutuhkan percepatan atau bantuan dalam pengurusan administrasi.

Jika benar terbukti, kasus ini berpotensi menyeret lebih banyak pihak.

5. Dugaan Pungli atau Pemerasan ASN

Polisi menduga OTT ini berkaitan dengan praktik pungutan liar atau bahkan pemerasan terhadap ASN.

Sejumlah pegawai diduga dimintai sejumlah uang agar proses kenaikan pangkat mereka dipermudah atau dipercepat.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut pelayanan publik dan integritas birokrasi daerah.

6. Polisi Masih Kembangkan Kasus

Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya aliran dana, keterlibatan pihak lain, hingga dugaan praktik serupa yang sudah berlangsung lama.

Baca Juga: Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Jika ditemukan unsur pidana, bukan tidak mungkin akan ada penetapan tersangka dalam waktu dekat.

Kasus OTT di BKPSDM Muratara ini pun menjadi sorotan masyarakat luas. Publik menunggu transparansi penanganan perkara sekaligus berharap praktik pungli dalam birokrasi benar-benar diberantas.

Load More