SuaraSumsel.id - Dari balik jeruji besi Lapas Lubuk Linggau, Sumatera Selatan (Sumsel), sosok Novi menjadi perhatian publik. Seorang ibu muda dengan sepasang mata berkaca-kaca menceritakan kisah pilu yang membawanya ke Lapas tersebut.
Tekanan hidup sebagai janda muda kerap diganggu oleh tetangganya bernama Adnan mendorongnya mengambil tindakan tak terduga, yakni dengan menyiram air keras.
Kisah Novi berstatus janda muda beranak dua asal Desa Lubuk Emas, Muratara menjadi sorotan publik setelah vonis 14 bulan penjara dijatuhkan kepadanya. Kasus penyiraman air keras bermula dari tindakan seorang pria bernama Adnan yang kerap mengganggu privasi Novi.
Di tengah tekanan dan rasa terancam, Novi memilih jalan yang menjadi petaka baginya. Kasus ini memicu perdebatan hangat di media sosial dengan mengundang simpati sekaligus pertanyaan mengenai batas keadilan hukum karena membela diri.
Novi dihukum oleh majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Linggau, pada Senin 21 Oktober 2024 karena menyiram tetangganya sendiri dengan air keras.
Novi menceritakan kasus yang dialaminya tersebut.
Ia menceritakan jika tetangganya Adnan sudah hampir setiap hari mengintip ke dalam rumahnya, tepatnya melalui celah bagian dapur yang semi permanen.
Adnan juga kerap hampir setiap pukul 01.00 dinihari mematikan amper listrik di rumahnya Ketika ia dan dua anaknya sedang tidur pulas.
Bahkan diungkapkan Novi, jika Adnan kedapatan mencuri pakaian celana dalam miliknya di jemuran. Awal mula perkenalan Novi dan Adnan ialah ketika pria itu datang sendiri ke rumah Novi.
Baca Juga: Dari Kaki Bukit Barisan, Kolaborasi Energi Senyawa Panas Menerangi Sumatera
Awal peristiwanya ialah saat paman Novi datang, dan tiba-tiba Adnan muncul. Belum diketahui motif dari tingkah laku pria sang tetangganya melakukan hal tersebut.
Karena kesal, Novi pun menyiramkan air keras yang dicampur dengan air pada Adnan yang mengakibatkan dirawat di rumah sakit selema seminggu.
Menurut data SIPP PN Lubuk Linggau, dalam dakwaan jaksa diungkapkan peristiwa penganiayaan itu terjadi Kamis 9 Mei 2024 sekitar pukul 00.00 WIB.
Novi mendengar suara benturan di trali belakang rumah Adnan, kemudian Novi mengintip.
Novi melihat Adnan sedang memotong pipa air menggunakan gergaji di sumur dekat kamar Novi. Tetiba Novi mengambil gayung di dapur serta mengisi dengan air putih dicampur dengan air keras.
Selanjutnya Novi membuka pintu belakang rumah dan langsung menyiramkannya ke punggung Adnan yang kemudian kepanasan dan lari keluar dari rumah Novi melintasi pagar samping rumah.
Berita Terkait
-
Dari Kaki Bukit Barisan, Kolaborasi Energi Senyawa Panas Menerangi Sumatera
-
Polusi Batu Bara Jadi Sorotan Debat Cawagub, Cik Ujang Malah Janjikan Mobil Sedot Debu
-
Energi Mikrohidro PT Pertamina Mengubah Desa Terpencil di Kaki Bukit Barisan
-
Spesifikasi Mobil Dinas Pindad Maung yang Digunakan Pj Gubernur Elen Setiadi
-
Bank Sumsel Babel Serahkan Ambulans ke RSUD Sekayu Guna Pelayanan Kesehatan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh