- Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menemukan tiga kendaraan pribadi menunggak pajak hingga sebelas tahun saat sidak di Setda, Selasa (28/4/2026).
- Tingkat kepatuhan pajak kendaraan di Palembang saat ini masih rendah, yakni hanya mencapai kisaran 36 persen dari total populasi.
- Pemkot Palembang akan melibatkan aparat tingkat bawah untuk melakukan penelusuran kendaraan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui ketaatan pajak.
SuaraSumsel.id - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dibuat terkejut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di halaman parkir Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Selasa (28/4/2026).
Dalam sidak tersebut, ia menemukan fakta mengejutkan: ada kendaraan yang menunggak pajak hingga 11 tahun.
Temuan itu terungkap usai Ratu Dewa menghadiri kegiatan distribusi blangko verifikasi dan validasi data kendaraan bermotor di Ruang Rapat Parameswara.
Tak lama setelah rapat, ia langsung turun ke lapangan dan mengecek kendaraan yang terparkir di lingkungan Setda.
Hasilnya bikin geleng-geleng kepala. Dari pengecekan acak, ditemukan tiga kendaraan pribadi yang belum memenuhi kewajiban membayar pajak. Bahkan satu di antaranya tercatat menunggak lebih dari satu dekade.
“Dari hasil pengecekan tadi, ada tiga kendaraan yang menunggak pajak. Bahkan satu di antaranya sudah 11 tahun belum dibayarkan,” kata Ratu Dewa.
Temuan ini membuat orang nomor satu di Palembang itu prihatin. Menurutnya, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pajak kendaraan masih sangat rendah.
Padahal, jumlah kendaraan bermotor di Palembang terus meningkat setiap tahun.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Palembang, jumlah kendaraan pada 2024 mencapai sekitar 1,6 juta unit, lalu naik menjadi 1,7 juta unit pada 2025.
Baca Juga: 8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
Namun ironisnya, tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan baru berada di kisaran 36 persen.
Ratu Dewa pun menegaskan, kondisi ini tak bisa dibiarkan.
Ia menargetkan peningkatan kepatuhan pajak demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya digunakan untuk pembangunan kota.
“Kalau kepatuhan warga bisa sampai 80 persen, saya yakin jalan-jalan kita di Palembang ini bagus semua,” ujarnya.
Untuk mengejar target itu, Pemkot Palembang akan melakukan gerakan penelusuran kendaraan menunggak hingga ke tingkat bawah.
Mulai dari kecamatan, kelurahan, RT hingga RW akan dilibatkan untuk menyisir data kendaraan yang belum membayar pajak.
Berita Terkait
-
Aksi Pria Curi CCTV di Jakabaring Berakhir Tragis, Wajah Babak Belur usai Terekam Kamera
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Denda Buang Sampah Rp500 Ribu di Palembang Mulai Diberlakukan Mei, Mampukah Bikin Warga Kapok?
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
7 SD Swasta Terbaik di Seberang Ulu Palembang, Dekat LRT dan Biaya Masuknya Ramah di Kantong
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh