- Warga Palembang dapat mengatasi suhu panas dengan mengatur sirkulasi udara melalui teknik ventilasi silang serta penambahan bukaan jendela.
- Penerapan plafon tinggi, penggunaan exhaust fan, dan konsep ruang terbuka efektif membuang udara panas agar rumah tetap sejuk.
- Pemilihan material tidak menyerap panas, tanaman peneduh, serta warna cat cerah membantu mengurangi ketergantungan warga terhadap penggunaan AC.
SuaraSumsel.id - Cuaca di Palembang yang dikenal panas dan lembap sering membuat rumah terasa gerah, terutama pada siang hingga sore hari. Tak heran, banyak warga bergantung pada AC hampir sepanjang hari, yang berujung pada tagihan listrik membengkak.
Padahal, ada cara sederhana agar rumah tetap terasa sejuk tanpa harus terus-menerus menyalakan pendingin ruangan. Salah satunya dengan mengatur sirkulasi udara rumah secara tepat.
Di kota dengan suhu yang bisa terasa menyengat seperti Palembang, desain rumah tahan panas kini mulai banyak dicari. Bukan sekadar soal estetika, tapi juga soal kenyamanan penghuni.
Berikut beberapa cara mengatur sirkulasi udara agar rumah di Palembang tetap adem meski cuaca sedang terik.
1. Gunakan Ventilasi Silang
Ventilasi silang atau cross ventilation adalah teknik membuat jalur keluar-masuk udara dari dua sisi rumah yang berhadapan.
Dengan cara ini, udara panas di dalam rumah bisa terdorong keluar dan digantikan udara segar dari luar.
Misalnya:
- jendela depan dan belakang dibuka bersamaan;
- ventilasi atas dipadukan dengan bukaan samping.
- Teknik ini efektif diterapkan pada rumah minimalis maupun rumah tipe 36.
2. Perbanyak Bukaan Jendela
Baca Juga: Tips Menata Rumah Minimalis Tipe 36 di Palembang agar Terlihat Luas dan Nyaman
Rumah di iklim tropis seperti Indonesia idealnya memiliki bukaan yang besar agar cahaya alami masuk sekaligus membantu aliran udara.
Gunakan:
- jendela lebar,
- pintu kaca geser,
- rooster atau ventilasi permanen.
Konsep ini sering dipakai pada desain rumah modern tropis.
3. Pilih Atap Tinggi
Plafon atau atap tinggi membuat udara panas naik ke atas sehingga ruangan bawah terasa lebih sejuk.
Rumah-rumah lama di Palembang umumnya memakai konsep plafon tinggi karena lebih cocok untuk iklim panas.
4. Tambahkan Exhaust Fan
Tag
Berita Terkait
-
Tips Menata Rumah Minimalis Tipe 36 di Palembang agar Terlihat Luas dan Nyaman
-
Desain Rumah Estetik Dan Open Space di Lahan 100 Meter Persegi Agar Terasa Lega
-
Atap Garasi Minimalis 6x12: Ini 4 Material Terbaik Biar Mobil Aman dan Rumah Tetap Keren!
-
11 Desain Rumah Kecil Sederhana yang Estetik, Bikin Betah dan Nyaman!
-
7 Rekomendasi Kanopi Teras Depan Rumah Minimalis, Bikin Hunian Makin Elegan dan Fungsional
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Denda Buang Sampah Rp500 Ribu di Palembang Mulai Diberlakukan Mei, Mampukah Bikin Warga Kapok?
-
Warga Sumatera Terancam Hirup Kabut Asap Lagi, 12.118 Titik Api Sudah Muncul
-
Segmen Commercial BRI Tumbuh 58,4 Persen, Kredit Tembus Rp61,4 Triliun Pada 2025
-
BRI Meriahkan Clash of Legends 2026, Sajikan Pengalaman Sepak Bola Internasional untuk Nasabah