- KAI Divre III Palembang mencatat 380 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api selama Triwulan I tahun 2026.
- Jumlah penumpang wisatawan mancanegara tersebut mengalami peningkatan sebesar 3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
- Stasiun Kertapati menjadi lokasi keberangkatan terbanyak yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta sektor kreatif di Sumatera Selatan.
SuaraSumsel.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat kinerja positif dalam angkutan penumpang wisatawan mancanegara (wisman) selama Triwulan I Tahun 2026. Sebanyak 380 wisatawan mancanegara tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah Divre III Palembang, dengan 65 penumpang di antaranya melakukan perjalanan pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 368 penumpang.
“Peningkatan ini menunjukkan minat wisatawan mancanegara terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan untuk menjelajahi destinasi di Sumatera Selatan semakin tinggi,” ujar Aida.
Dalam tiga tahun terakhir, jumlah wisman yang menggunakan kereta api di wilayah Divre III Palembang menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Pada 2024 tercatat sebanyak 291 penumpang, meningkat menjadi 368 penumpang pada 2025, dan kembali naik menjadi 380 penumpang pada 2026.
Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Kertapati menjadi titik dengan jumlah penumpang wisman terbanyak, yakni mencapai 197 orang. Disusul Stasiun Lubuklinggau sebanyak 66 penumpang, Stasiun Lahat sebanyak 51 penumpang, Stasiun Prabumulih sebanyak 32 penumpang, serta Stasiun Muara Enim sebanyak 21 penumpang.
Aida menambahkan, tingginya kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Selatan tidak terlepas dari daya tarik sejarah, kekayaan budaya, serta keindahan alam yang dimiliki daerah ini. Warisan besar seperti kejayaan Kerajaan Sriwijaya, kearifan budaya Melayu, hingga bentang alam yang memikat menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan asing.
“Kereta api menjadi pilihan karena menawarkan kenyamanan, ketepatan waktu, dan keamanan. Selain itu, perjalanan dengan kereta api juga memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan untuk menikmati lanskap Indonesia secara lebih autentik dan menyeluruh,” tambahnya.
Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api juga dinilai memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, khususnya ekonomi kreatif dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pergerakan wisatawan ini mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor transportasi lanjutan, perhotelan, hingga pelaku UMKM.
Kunjungan wisatawan asing juga berkontribusi terhadap pendapatan negara melalui berbagai aspek seperti penukaran mata uang, pajak, dan retribusi sektor pariwisata. Di sisi lain, pelaku usaha lokal, termasuk pengrajin dan industri kreatif, turut merasakan manfaat dari meningkatnya permintaan terhadap produk-produk lokal.
Tak hanya berdampak secara ekonomi, geliat pariwisata juga mendorong kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian budaya dan lingkungan. Keberlanjutan daya tarik wisata menjadi perhatian agar tetap mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.
“Pariwisata bukan hanya tentang kunjungan sesaat, melainkan investasi jangka panjang. Dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya serta lingkungan, kita memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tutup Aida.
Berita Terkait
-
Minat Wisman ke Sumsel Meningkat, 380 Turis Asing Pilih Kereta Api di Awal 2026
-
Penumpang Kereta di Sumsel Naik 15 Persen, Tembus 296 Ribu, Ini Penyebabnya
-
Komitmen Tingkatkan Layanan, Penumpang KAI Divre III Palembang Tumbuh 15 Persen pada Triwulan I 2026
-
Spesial HUT Palembang! Naik LRT Sumsel Gratis, Ini Cara Klaim Tiketnya
-
Kecelakaan Maut di Perlintasan Rel Menanjak Muara Enim, Truk Dihantam Babaranjang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung