SuaraSumsel.id - Palembang kembali memberikan kejutan istimewa untuk warganya dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1342 pada 17 Juni 2025 mendatang.
Dalam momen spesial ini, masyarakat bisa menikmati perjalanan gratis naik LRT Sumsel sepanjang hari!
Program tarif khusus ini merupakan hasil kolaborasi apik antara PT KAI Divre III Palembang, Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS), dan Pemerintah Kota Palembang.
Tak tanggung-tanggung, selama sehari penuh, masyarakat bisa bepergian keliling Palembang tanpa mengeluarkan uang sepeser pun jika menggunakan tiket manual, alias Rp 0,-.
Sementara untuk pengguna kartu uang elektronik (KUE), cukup bayar Rp 1,- saja! Praktis, hemat, dan menyenangkan.
“Promo ini merupakan bentuk semangat dan partisipasi PT KAI Divre III Palembang dalam mendukung perayaan HUT Kota Palembang. Selain merayakan hari jadi, kami juga ingin mengajak masyarakat kembali membiasakan diri menggunakan transportasi umum,” jelas Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Sabtu (14/6/2025).
Untuk mendapatkan tiket gratis tersebut, masyarakat bisa langsung datang ke salah satu dari 13 stasiun LRT Sumsel pada hari pelaksanaan, Selasa (17/6/2025), dan mengambil tiket QR dengan harga Rp 0,- di loket stasiun.
Khusus bagi pengguna kartu uang elektronik, cukup tap kartu seperti biasa di gate stasiun dan saldo akan terpotong Rp 1,- secara otomatis oleh sistem.
Tak perlu khawatir akan antrean panjang, karena PT KAI sudah menyiapkan petugas di setiap stasiun untuk membantu proses pencetakan tiket QR dan memastikan alur penumpang berjalan tertib dan lancar.
Baca Juga: Akhirnya Resmi! Ini Filosofi Logo Sumsel United FC, Lambang Harapan Sepak Bola Sumsel
Sebagai informasi, LRT Sumsel melayani 94 perjalanan setiap hari mulai pukul 05.06 WIB hingga 20.43 WIB dengan jarak antar kereta rata-rata 17 menit.
Biasanya, tiket LRT dibanderol Rp 5.000 untuk perjalanan antar stasiun non-bandara dan Rp 10.000 untuk rute dari dan menuju Bandara SMB II Palembang.
Hingga pertengahan Juni 2025, jumlah penumpang LRT Sumsel tercatat nyaris menembus angka 2 juta orang, sebuah capaian yang membuktikan tingginya antusiasme masyarakat Palembang terhadap transportasi berbasis rel ini.
Rata-rata, sekitar 12 ribu orang menggunakan LRT setiap harinya untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, sekolah, hingga sekadar menikmati perjalanan santai di tengah hiruk pikuk kota. Dari seluruh stasiun yang beroperasi, tercatat tiga stasiun tersibuk saat ini, yaitu Stasiun Asrama Haji, Ampera, dan DJKA, yang menjadi titik mobilitas utama warga.
Tak hanya itu, kehadiran layanan feeder Musi Emas semakin melengkapi ekosistem transportasi umum di Palembang, menjadi solusi penghubung dari dan ke stasiun LRT bagi masyarakat yang tinggal di area lebih jauh.
Kehadiran feeder ini turut mendukung program pemerintah dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara, sekaligus mengajak warga beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Tag
Berita Terkait
-
Ampera Tourism Run 2025: Cara Seru Nikmati Pesona Palembang dari Atas Jembatan Ampera
-
Ini 5 Kota Favorit Anak Muda Sumsel: Gaji Oke, Banyak Lowongan Kerja, Hidup Berkualitas
-
3.000 Pelari Siap Jelajahi Heritage Palembang Lewat Ampera Tourism Run 2025
-
Yuk Ramaikan! Bima Arya Turun Langsung di Ampera Tourism Run 2025 Akhir Pekan Ini
-
Nostalgia Bioskop Tempo Dulu di Palembang, Pernah Nonton di Sini?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim