- PT KAI Divre III Palembang mencatat lonjakan jumlah penumpang sebanyak 15 persen selama periode Triwulan I tahun 2026.
- Total penumpang mencapai 296.107 orang yang didominasi oleh pengguna layanan kereta api bersubsidi seperti KA Bukit Serelo.
- Peningkatan penumpang disebabkan oleh komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan serta tingginya mobilitas selama libur panjang.
SuaraSumsel.id - Kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api di Sumatera Selatan terus menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan jumlah penumpang sebesar 15 persen sepanjang Triwulan I 2026.
Berdasarkan data periode Januari hingga Maret 2026, total penumpang mencapai 296.107 orang, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 256.928 penumpang.
Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyebut tren ini tidak lepas dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Selama Triwulan I 2026, kami melihat pertumbuhan yang positif, baik dari sisi jumlah penumpang maupun tingkat kepercayaan pelanggan terhadap layanan kereta api,” ujar Aida.
Secara rinci, jumlah penumpang terus bergerak dinamis setiap bulannya. Pada Januari tercatat 101.490 penumpang, Februari 87.874 penumpang, dan Maret kembali melonjak menjadi 106.743 penumpang.
Lonjakan tertinggi pada Maret dipengaruhi oleh momentum libur panjang, termasuk libur sekolah dan periode Lebaran 2026, yang mendorong mobilitas masyarakat untuk mudik, berwisata, maupun bersilaturahmi.
Dari sisi layanan, kereta api bersubsidi (PSO) masih menjadi tulang punggung angkutan penumpang di wilayah ini.
KA Bukit Serelo (relasi Kertapati–Lubuk Linggau) menjadi penyumbang terbesar dengan 141.122 penumpang, disusul KA Rajabasa (Kertapati–Tanjungkarang) sebanyak 78.891 penumpang, serta KA komersial Sindang Marga (Kertapati–Lubuk Linggau) dengan 76.084 penumpang.
Baca Juga: Awal Bulan, Momentum Tepat Upgrade Lemari dengan Promo Spesial Bank Sumsel Babel
Jika ditarik lebih jauh, tren pertumbuhan penumpang KAI Divre III Palembang dalam tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang konsisten.
Pada Triwulan I 2023 tercatat 206.276 penumpang, meningkat menjadi 238.111 penumpang di 2024, lalu 256.928 penumpang di 2025, hingga akhirnya menembus 296.107 penumpang pada 2026.
“Pertumbuhan ini menjadi indikator bahwa kereta api semakin diminati sebagai moda transportasi yang andal, aman, dan nyaman,” tambah Aida.
Di balik angka tersebut, KAI terus memperkuat komitmen pelayanan. Mulai dari menjaga keandalan sarana dan prasarana, memastikan kelancaran operasional perjalanan, hingga meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan penumpang.
Berbagai inovasi layanan juga terus dihadirkan guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan.
“Kami akan terus menghadirkan layanan terbaik, sekaligus berperan aktif mendukung mobilitas masyarakat yang efisien dan berkelanjutan,” tutup Aida.
Berita Terkait
-
Spesial HUT Palembang! Naik LRT Sumsel Gratis, Ini Cara Klaim Tiketnya
-
PT KAI Divre III Palembang Berpartisipasi di Sumatera Media Summit 2024
-
Libur Isra Miraj Dan Imlek, PT KAI Divre III Palembang Sediakan 16.618 Tiket
-
Penumpang Nataru Padat, PT KAI Sediakan Arena Bermain Anak-anak di Stasiun
-
PT KAI Menangkan Gugatan Perkara Aset Tanah BPN Muara Enim, Ini Petikan Vonisnya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal