- Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang pada Selasa sore, 21 April 2026, menyebabkan genangan air di berbagai titik jalan protokol.
- Genangan air yang muncul dengan cepat mengakibatkan arus lalu lintas tersendat, kemacetan panjang, hingga kerusakan pada kendaraan warga.
- Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan menunjukkan bahwa tantangan sistem drainase kota belum teratasi sepenuhnya bagi warga Palembang.
SuaraSumsel.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang pada Selasa sore (21/4/2026) belum genap satu jam, namun dampaknya langsung terasa luas. Sejumlah ruas jalan utama mendadak tergenang, membuat arus lalu lintas tersendat hingga nyaris lumpuh.
Di berbagai titik, genangan air muncul dengan cepat, bahkan saat hujan masih berlangsung. Pengendara yang melintas di jalan-jalan protokol terpaksa memperlambat laju kendaraan, sementara sebagian lainnya tidak bisa melanjutkan perjalanan akibat mesin kendaraan mati di tengah genangan.
Fenomena yang paling dikeluhkan warga adalah cepatnya air menggenang. Dalam waktu singkat, jalan yang sebelumnya lancar berubah menjadi titik banjir.
Beberapa kawasan yang dilaporkan terdampak antara lain di KM 5, Simpang Polda, Demang Lebar Daun, Jalan Kapten A Rivai, Angkatan 45 hingga sejumlah ruas lain di pusat kota.
Genangan di titik-titik ini menyebabkan kendaraan menumpuk dan antre panjang, terutama pada jam pulang kerja.
Sejumlah pengendara terlihat mendorong motor mereka yang mogok setelah nekat menerobos genangan. Mobil pun tidak luput dari dampak, terutama di titik dengan air yang cukup tinggi.
Kemacetan pun tak terhindarkan. Di beberapa ruas jalan, kendaraan hanya bisa bergerak perlahan bahkan sempat terhenti.
Seorang warga mengaku terkejut dengan kondisi tersebut. Ia menyebut hujan belum berlangsung lama, namun genangan sudah muncul di banyak titik.
Peristiwa ini bukan pertama kali terjadi. Banjir akibat hujan singkat kerap menjadi keluhan warga Palembang, terutama di kawasan yang memang dikenal rawan genangan.
Baca Juga: 7 SMP Swasta Terbaik di Palembang 2026, Biaya Masuk Mulai Rp7 Jutaan hingga Rp26 Juta
Meski belum ada penjelasan resmi terkait penyebab banjir pada peristiwa ini, kondisi tersebut kembali memunculkan pertanyaan lama soal sistem drainase kota.
Dampak banjir tidak hanya dirasakan pengendara. Aktivitas masyarakat ikut terganggu, mulai dari keterlambatan pulang kerja hingga terganggunya mobilitas di pusat kota.
Situasi ini memperlihatkan bagaimana hujan dengan durasi relatif singkat tetap bisa berdampak besar terhadap aktivitas harian warga.
Hujan kurang dari satu jam cukup untuk membuat sejumlah ruas jalan di Palembang tergenang dan lalu lintas terganggu. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa persoalan genangan air di kota ini masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya teratasi.
Berita Terkait
-
7 SMP Swasta Terbaik di Palembang 2026, Biaya Masuk Mulai Rp7 Jutaan hingga Rp26 Juta
-
Link CCTV Palembang Terbaru, Live 24 Jam di Semua Titik
-
Modus 'Orang Dalam' PT Pusri Terbongkar: 127 Korban Kena Tipu, Uang Ratusan Ribu Raib
-
7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
-
Setelah Kebakaran Saat Ibadah, Gereja Maranatha Palembang Sisakan Kerusakan, Ini Kondisinya Kini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib