- Polisi menggerebek rumah seorang petani di Kabupaten Empat Lawang karena menanam 44 batang ganja di area dapur.
- Tersangka diduga berperan sebagai penanam, penyimpan, sekaligus pengguna narkotika jenis ganja serta sabu di kediamannya tersebut.
- Aparat kepolisian telah mengamankan pelaku dan sedang mendalami asal-usul bibit serta jaringan peredaran narkoba milik tersangka.
SuaraSumsel.id - Warga di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, dibuat geger setelah polisi mengungkap praktik tak biasa di sebuah rumah milik seorang petani. Bukannya menanam sayuran atau tanaman pangan, pria tersebut justru diduga menanam puluhan batang ganja, di dalam rumahnya sendiri.
Yang lebih mengejutkan, lokasi penanaman bukan di kebun tersembunyi, melainkan di area dapur.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tidak biasa di rumah pelaku. Kecurigaan itu akhirnya terbukti setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan.
Kapolres Empat Lawang Abdul Aziz Septiadi mengatakan, temuan tersebut menunjukkan bahwa tersangka tidak hanya menanam ganja, tetapi juga terlibat dalam penyimpanan dan penggunaan narkotika.
“Temuan ini menunjukkan tersangka berperan sebagai penanam, penyimpan, sekaligus pengguna narkotika,” ujarnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Minggu (19/4/2026).
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sebanyak 44 batang tanaman ganja yang ditanam di dalam rumah. Tanaman tersebut diduga sengaja dibudidayakan oleh pelaku.
Tak berhenti di situ, dari hasil penggeledahan lanjutan, petugas juga menemukan narkotika jenis sabu beserta alat hisap yang menguatkan dugaan keterlibatan pelaku dalam penyalahgunaan narkoba.
Temuan ini langsung memperkuat dugaan bahwa rumah tersebut bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga digunakan untuk aktivitas ilegal.
Kasus ini pun sontak menjadi perhatian warga sekitar. Banyak yang mengaku tidak menyangka praktik tersebut terjadi di lingkungan mereka, apalagi dilakukan oleh sosok yang sehari-hari dikenal sebagai petani.
Baca Juga: Kronologi Tersangka 58 Kg Sabu Kabur dari Ruang Pemeriksaan Polda Jambi, Masih Terborgol
Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Saat ini, aparat masih melakukan pendalaman terkait asal-usul bibit ganja, jaringan yang mungkin terlibat, serta tujuan dari penanaman tersebut.
Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba bisa terjadi di mana saja, bahkan di lingkungan yang selama ini dianggap aman.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.
Berita Terkait
-
Kronologi Tersangka 58 Kg Sabu Kabur dari Ruang Pemeriksaan Polda Jambi, Masih Terborgol
-
5 Fakta Bungkusan Mencurigakan di Kebun Sawit, Isinya Ternyata 5 Kilogram Ganja
-
5 Fakta Misteri 21 Kilogram Sabu Mengapung di Laut Belitung, Siapa Pemiliknya?
-
Ladang Ganja 3 Hektare Tersembunyi di Lereng Hutan Empat Lawang Terbongkar
-
50 Kilogram Sabu di Rumah Mewah? Begini Cara Jaringan Narkoba Menyamar Orang Kaya Baru
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?