- Bank Sumsel Babel menggelar undian Tabungan Pesirah periode 2025 di Cabang Manggar pada hari Rabu, 8 April 2026.
- Proses undian dilakukan secara transparan dan disaksikan pihak berwenang guna menjaga kepercayaan nasabah serta integritas program tersebut.
- Seorang nasabah bernama Sudianti memenangkan hadiah utama berupa satu unit mobil sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas menabung.
SuaraSumsel.id - Komitmen terhadap nasabah tak hanya diwujudkan dalam layanan, tetapi juga melalui apresiasi nyata. Hal itulah yang kembali ditunjukkan Bank Sumsel Babel lewat Penarikan Undian Tabungan Pesirah Periode 2025 yang digelar di Cabang Manggar, Rabu (8/4/2026).
Suasana penuh antusiasme menyelimuti kegiatan tersebut. Bagi para nasabah, momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan puncak harapan dari konsistensi mereka dalam menabung. Bagi Bank Sumsel Babel sendiri, ini adalah cara menjaga kepercayaan, modal utama dalam membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat.
Pelaksanaan undian berlangsung secara terbuka dan transparan, disaksikan langsung oleh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta notaris. Hal ini menegaskan integritas proses sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program Tabungan Pesirah.
Sorotan utama tertuju pada sosok Sudianti, seorang bidan yang menjadi pemenang hadiah utama berupa satu unit mobil. Kemenangan tersebut bukan sekadar keberuntungan, melainkan simbol bahwa loyalitas nasabah benar-benar dihargai dan memberikan manfaat nyata.
Tak hanya hadiah utama, beragam hadiah menarik lainnya turut dibagikan, mulai dari sepeda motor, televisi, laptop, hingga lemari es. Puluhan doorprize juga menambah semarak acara, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para nasabah yang hadir.
PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, menegaskan bahwa program ini memiliki makna lebih dari sekadar undian.
“Kepercayaan nasabah adalah fondasi utama kami. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih jauh, program Tabungan Pesirah menjadi bagian dari strategi Bank Sumsel Babel dalam memperluas inklusi keuangan dan menumbuhkan budaya menabung di masyarakat. Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan nasabah, bank ini terus memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Di tengah persaingan industri perbankan, langkah ini menegaskan bahwa loyalitas bukan hanya dihargai, tetapi juga dirayakan, sebuah pendekatan yang memperkuat hubungan emosional antara bank dan nasabah, sekaligus menghadirkan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Tangis Haru di Undian Bank Sumsel Babel, Pensiunan Ini Bawa Pulang Hadiah Utama
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Awal Bulan, Momentum Tepat Upgrade Lemari dengan Promo Spesial Bank Sumsel Babel
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tawarkan 61 Objek Lelang Senilai Rp30 Miliar, Terbuka bagi Masyarakat
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB
-
Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?
-
Beras 5 Kg Mulai Langka di Sumsel, Harga 10 Kg Tembus Rp156 Ribu, Ada Apa?