- Belanja pegawai Pemerintah Kota Palembang mencapai 39,6 persen APBD, melampaui batas ideal pemerintah pusat sebesar 30 persen.
- Peningkatan beban anggaran ini dipicu oleh pengangkatan jumlah besar tenaga PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
- Wali Kota Ratu Dewa mengkaji optimalisasi PAD atau penyesuaian TPP ASN untuk menjaga keseimbangan fiskal daerah tersebut.
SuaraSumsel.id - Ribuan ASN di Palembang kini mulai dihantui satu pertanyaan yakni apakah Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) akan dipangkas? Di balik itu, lonjakan pengangkatan PPPK membuat belanja pegawai membengkak hingga nyaris 40 persen dari APBD.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengakui kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak mengganggu keseimbangan anggaran daerah.
“Kondisi ini perlu diantisipasi agar pengelolaan anggaran daerah tetap seimbang tanpa mengganggu pelayanan publik,” ujar Ratu Dewa.
Kenaikan belanja pegawai tidak lepas dari pengangkatan PPPK dalam jumlah besar, baik penuh waktu maupun paruh waktu, yang baru dilantik di lingkungan Pemkot Palembang.
Penambahan ini menjadi solusi atas kebutuhan tenaga kerja, namun sekaligus menambah beban rutin anggaran yang harus ditanggung setiap tahun.
Di tengah tekanan fiskal tersebut, TPP ASN menjadi salah satu komponen yang paling mungkin disesuaikan. Sebab, berbeda dengan gaji pokok, TPP bersifat lebih fleksibel dalam struktur anggaran.
Ratu Dewa menyebut, opsi tersebut memang mulai dikaji, meski belum menjadi keputusan final.
“Salah satu skema yang sedang dihitung adalah optimalisasi PAD. Jika target tercapai, tekanan terhadap belanja pegawai bisa diatasi tanpa perlu pemangkasan signifikan,” jelasnya.
Namun, ia tidak menutup kemungkinan langkah lain akan diambil jika kondisi fiskal tidak memungkinkan.
Di satu sisi, Pemkot Palembang memastikan tidak akan mengambil langkah yang berdampak pada keberlangsungan kerja PPPK.
Baca Juga: Profil 4 Pimpinan DPRD Sumsel, Ini Rincian Anggaran Rumah Dinas Miliaran Masing-Masing
“Kami tidak akan tergesa-gesa mengambil keputusan, terutama yang bisa memengaruhi keberlangsungan PPPK,” tegas Ratu Dewa.
Namun di sisi lain, tekanan anggaran memunculkan dilema baru. Jika pendapatan daerah tidak mampu menutup beban belanja pegawai, maka penyesuaian TPP menjadi opsi yang sulit dihindari.
Pemkot Palembang kini menggantungkan solusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target sekitar Rp2,5 triliun pada 2026.
Jika target ini tercapai, ruang fiskal bisa kembali longgar. Namun jika tidak, maka TPP ASN berpotensi menjadi salah satu pos yang harus disesuaikan.
Dengan belanja pegawai yang nyaris menyentuh 40 persen, isu ini tidak lagi sekadar soal angka, tetapi menyangkut keseimbangan antara kebijakan kepegawaian dan kemampuan fiskal daerah.
Bagi ASN di Palembang, pertanyaan yang kini muncul menjadi semakin nyata yakni Apakah TPP akan tetap aman, atau justru ikut terdampak dari membengkaknya belanja pegawai?
Tag
Berita Terkait
-
Hampir 40 Persen, Belanja Pegawai Palembang Tekan APBD, Ini Dampak Nyatanya
-
Ribuan Wisatawan Datang, Miliaran Rupiah Mengalir: Pariwisata Jadi Mesin Uang Palembang
-
Sirine Kota Palembang Bunyi Lagi, Apa Maknanya dan Apa Fungsinya Sekarang?
-
Proyek Rumah Limas Tak Pernah Ada, ASN Palembang Didakwa Tipu Korban Rp233 Juta
-
Masjid Agung Palembang Mulai Hasilkan Listrik Sendiri, Dampaknya Tak Sekadar Hemat Jutaan Rupiah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Belanja Pegawai Membengkak 40 Persen Imbas PPPK, Pemangkasan TPP ASN Palembang Mulai Dikaji
-
Profil 4 Pimpinan DPRD Sumsel, Ini Rincian Anggaran Rumah Dinas Miliaran Masing-Masing
-
Kinerja BPJS Kesehatan Disorot, Layanan Diminta Lebih Berpihak pada Masyarakat
-
Takut Asam Lambung Naik? Ini 4 Cara Aman Puasa Daud untuk Wanita agar Tetap Fit
-
Aksi Kolektif Earth Hour, BRI Tunjukkan Komitmen Keberlanjutan