- Jasad seorang pegawai Bawaslu OKU Selatan ditemukan bersimbah darah di rumah kontrakannya pada Rabu (25/3/2026) pagi.
- Korban yang tinggal sendirian ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka serius di bagian leher.
- Warga menemukan korban setelah merasa curiga karena tidak melihat aktivitas pegawai Bawaslu tersebut.
SuaraSumsel.id - Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan digegerkan oleh penemuan jasad seorang wanita di dalam rumah kontrakan pada Rabu (25/3/2026) pagi. Korban yang diketahui merupakan pegawai Bawaslu OKU Selatan ditemukan dalam kondisi mengenaskan, bersimbah darah di dalam kamar.
Peristiwa ini memunculkan banyak pertanyaan, mulai dari kronologi kejadian hingga dugaan motif di balik kematian korban. Berikut sejumlah fakta penting yang berhasil dihimpun.
1. Ditemukan Tewas di Dalam Kontrakan Saat Pagi Hari
Korban ditemukan di rumah kontrakannya di wilayah Muaradua sekitar pukul 07.50–08.00 WIB.
Penemuan ini langsung menghebohkan warga sekitar karena terjadi di lingkungan permukiman yang selama ini relatif tenang.
2. Korban Tinggal Seorang Diri
Korban diketahui merupakan pegawai Bawaslu OKU Selatan dan tinggal sendirian di kontrakan tersebut.
Kondisi ini membuat kejadian tidak langsung diketahui, hingga akhirnya memicu kecurigaan warga.
3. Berawal dari Kecurigaan Tetangga
Baca Juga: Malam Mencekam di OKU Selatan, Jembatan Gantung Putus dan Lukai 9 Warga
Kasus ini pertama kali terungkap setelah tetangga merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas dan tidak merespons saat dipanggil.
Warga kemudian berinisiatif memeriksa kondisi rumah hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa.
4. Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
Saat ditemukan, korban dalam posisi tergeletak di dalam kamar dengan kondisi bersimbah darah.
Dari pemeriksaan awal, terdapat luka serius di bagian leher yang mengarah pada dugaan adanya tindak kekerasan.
5. Polisi Lakukan Olah TKP dan Selidiki Dugaan Pembunuhan
Tag
Berita Terkait
-
Malam Mencekam di OKU Selatan, Jembatan Gantung Putus dan Lukai 9 Warga
-
7 Fakta Tragis Pegawai Dapur Asal Palembang, Dari Kehilangan hingga Terungkap Motif Utang
-
Niat Menolong Berujung Maut, Kisah Nenek 80 Tahun di Palembang Ini Dibunuh lalu Dibakar
-
Berawal dari Kehilangan, Wanita Palembang Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Nanas
-
7 Fakta Tragis Lansia di Palembang Jadi Korban Perampokan, Jasad Ditemukan Membusuk
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?
-
WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran