Tasmalinda
Rabu, 25 Maret 2026 | 18:21 WIB
Ilustrasi jenazah perempuan pegawai Bawaslu OKU.. [elementsenvato/RawPixels_1]
Baca 10 detik
  • Jasad seorang pegawai Bawaslu OKU Selatan ditemukan bersimbah darah di rumah kontrakannya pada Rabu (25/3/2026) pagi.
  • Korban yang tinggal sendirian ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka serius di bagian leher.
  • Warga menemukan korban setelah merasa curiga karena tidak melihat aktivitas pegawai Bawaslu tersebut.

SuaraSumsel.id - Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan digegerkan oleh penemuan jasad seorang wanita di dalam rumah kontrakan pada Rabu (25/3/2026) pagi. Korban yang diketahui merupakan pegawai Bawaslu OKU Selatan ditemukan dalam kondisi mengenaskan, bersimbah darah di dalam kamar.

Peristiwa ini memunculkan banyak pertanyaan, mulai dari kronologi kejadian hingga dugaan motif di balik kematian korban. Berikut sejumlah fakta penting yang berhasil dihimpun.

1. Ditemukan Tewas di Dalam Kontrakan Saat Pagi Hari

Korban ditemukan di rumah kontrakannya di wilayah Muaradua sekitar pukul 07.50–08.00 WIB.

Penemuan ini langsung menghebohkan warga sekitar karena terjadi di lingkungan permukiman yang selama ini relatif tenang.

2. Korban Tinggal Seorang Diri

Korban diketahui merupakan pegawai Bawaslu OKU Selatan dan tinggal sendirian di kontrakan tersebut.

Kondisi ini membuat kejadian tidak langsung diketahui, hingga akhirnya memicu kecurigaan warga.

3. Berawal dari Kecurigaan Tetangga

Baca Juga: Malam Mencekam di OKU Selatan, Jembatan Gantung Putus dan Lukai 9 Warga

Kasus ini pertama kali terungkap setelah tetangga merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas dan tidak merespons saat dipanggil.

Warga kemudian berinisiatif memeriksa kondisi rumah hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa.

4. Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Saat ditemukan, korban dalam posisi tergeletak di dalam kamar dengan kondisi bersimbah darah.

Dari pemeriksaan awal, terdapat luka serius di bagian leher yang mengarah pada dugaan adanya tindak kekerasan.

5. Polisi Lakukan Olah TKP dan Selidiki Dugaan Pembunuhan

Load More