Gubernur Herman Deru siapkan langkah buat work from home (WFH) guna hemat energi.
Baca 10 detik
- WFH di Sumatera Selatan dipertimbangkan sebagai respons potensi kelangkaan BBM dan tuntutan efisiensi energi.
- Gubernur Herman Deru menekankan kebijakan WFH menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat.
- Tujuan utama kebijakan ini adalah menekan konsumsi BBM akibat meningkatnya mobilitas.
Jika nantinya diberlakukan, kebijakan ini bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga stabilitas konsumsi energi sekaligus memastikan aktivitas pemerintahan tetap berjalan.
Namun satu hal yang pasti, keputusan akhir tetap menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.
Jika WFH kembali diterapkan, ini akan menjadi babak baru dalam pola kerja masyarakat—bukan lagi karena darurat kesehatan, tetapi karena kebutuhan efisiensi energi.
Di tengah berbagai tantangan yang ada, satu pertanyaan mulai muncul: apakah bekerja dari rumah akan kembali menjadi kebiasaan baru?
Tag
Berita Terkait
-
6 Cara Hemat BBM dan Energi dari Herman Deru, Saat Lebaran Warga Diminta Siaga Ekonomi Global
-
Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Rp10 Miliar, Wajah Baru atau Sekadar Percantik Kota?
-
Herman Deru Dorong Tanjung Carat dan Bendungan Tiga Dihaji di Hadapan Menko AHY
-
Kondisi Terkini Banjir OKU Timur: Warga Terima Sembako dan Janji Benih Padi
-
Keuangan Daerah Cekak? DPRD dan Pemprov Sumsel Bentuk Pansus Cari Tambahan PAD
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera