- Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan pesan efisiensi energi dan biaya saat Open House Idulfitri 1447 H.
- Pesan tersebut disampaikan pada Sabtu, 21 Maret 2026, mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi global terhadap daerah.
- Ia mendorong masyarakat menerapkan enam pesan efisiensi, termasuk hemat listrik, bijak BBM subsidi, dan opsi WFH.
SuaraSumsel.id - Di tengah suasana hangat Open House Idulfitri 1447 Hijriah di Griya Agung, terselip pesan penting dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Momen Lebaran yang biasanya penuh canda dan kebersamaan justru dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar mulai hidup lebih efisien.
Sabtu 21 Maret 2026, usai Salat Id di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Herman Deru menegaskan bahwa kondisi ekonomi global yang tidak menentu bisa berdampak ke daerah. Karena itu, kebiasaan kecil sehari hari perlu diubah mulai sekarang.
Berikut enam pesan efisiensi yang disampaikan Herman Deru
1. Matikan listrik yang tidak digunakan
Efisiensi paling sederhana dimulai dari rumah. Herman Deru mengingatkan agar masyarakat tidak membiarkan lampu atau perangkat listrik menyala tanpa kebutuhan.
Langkah kecil ini jika dilakukan bersama bisa memberi dampak besar terhadap penghematan energi.
2. Kurangi aktivitas yang tidak mendesak
Mobilitas yang tidak perlu mulai harus ditekan. Jika tidak ada kepentingan penting, masyarakat disarankan untuk tetap berada di rumah.
Cara ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga membantu menekan konsumsi energi.
Baca Juga: Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Rp10 Miliar, Wajah Baru atau Sekadar Percantik Kota?
3. Gunakan BBM subsidi secara bijak
Herman Deru menegaskan bahwa setiap tetes BBM memiliki pengaruh besar, terutama yang bersubsidi.
Penggunaannya harus diprioritaskan untuk kebutuhan penting agar tidak menambah beban ekonomi.
4. Terapkan pola hidup hemat secara menyeluruh
Efisiensi tidak hanya soal listrik dan BBM. Pola hidup secara keseluruhan juga perlu diatur.
Mulai dari pengeluaran harian hingga kebiasaan konsumsi, masyarakat diminta lebih bijak dalam menggunakan uang.
Berita Terkait
-
Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Rp10 Miliar, Wajah Baru atau Sekadar Percantik Kota?
-
Alex Noerdin: Kronologi Lengkap Tiga Kasus Korupsi dan Status Gugur Demi Hukum
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
Rumah Duka Alex Noerdin di Palembang Kian Dipadati Pelayat hingga Larut Malam Terkini
-
Sakit Apa Alex Noerdin Sebelum Wafat di Usia 74 Tahun? Ini 7 Faktanya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
Heboh Razia Ilegal Berujung Pergantian Kadishub, Bagaimana dengan Banjir Palembang?
-
Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Hadirkan Layanan Pembayaran yang Lebih Terintegrasi
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Bertambah, Satu Keluarga Masuk Daftar Korban Tewas