Tasmalinda
Minggu, 15 Maret 2026 | 18:32 WIB
mahkota kuno ditemukan di Pali, Sumatera Selatan
Baca 10 detik
  • Benda diduga mahkota emas ditemukan tak sengaja oleh buruh kebun sawit di Desa Prambatan, PALI, Sumatera Selatan pada Senin (10/3/2026).
  • Ornamen benda tersebut diduga memiliki kaitan dengan budaya Buddha dan kemungkinan peninggalan Kerajaan Sriwijaya.
  • Arkeolog menekankan perlunya penelitian ilmiah untuk memastikan keaslian artefak sebelum menarik kesimpulan sejarah.

SuaraSumsel.id - Penemuan benda yang diduga menyerupai mahkota emas menghebohkan warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.

Benda berwarna keemasan itu ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang buruh kebun sawit pada Senin (10/3/2026). Bentuknya yang unik dengan ornamen menyerupai mahkota emas membuat warga menduga benda tersebut merupakan artefak kuno.

Temuan ini pun memicu berbagai spekulasi, mulai dari peninggalan kerajaan hingga kemungkinan adanya situs sejarah yang belum terungkap di kawasan tersebut.

Berikut 5 fakta menarik dari penemuan benda yang diduga mahkota emas di PALI.

1. Ditemukan Buruh Kebun Sawit di Desa Prambatan

Benda yang diduga mahkota emas itu pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja kebun sawit di Desa Prambatan, Kecamatan Abab.

Saat ditemukan, benda tersebut tampak berwarna emas dengan bentuk menyerupai mahkota serta dihiasi butiran yang mirip mutiara. Keunikan bentuknya membuat warga langsung memperbincangkan temuan tersebut.

Penemuan tak sengaja seperti ini memang kerap terjadi di wilayah yang memiliki potensi peninggalan sejarah.

2. Ornamen Diduga Berkaitan dengan Budaya Buddha

Baca Juga: Viral Meja Biliar DPRD Sumsel Kini Hilang dari SIRUP LKPP, Batal atau Diam-Diam Dihapus?

Sejumlah warga menilai ornamen pada benda tersebut memiliki kemiripan dengan simbol budaya Buddha.

Hal ini memunculkan dugaan bahwa benda tersebut bisa saja berasal dari masa pengaruh Hindu-Buddha di Sumatera Selatan, yang pernah berkembang kuat pada masa lampau.

Wilayah Sumatera bagian selatan memang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas kebudayaan pada masa kerajaan Sriwijaya.

3. Lokasi Penemuan Bukan yang Pertama

Menariknya, lokasi penemuan ini ternyata bukan pertama kalinya menghasilkan benda kuno.

Menurut warga setempat, sekitar tiga bulan sebelumnya juga pernah ditemukan benda berbahan emas di area yang sama, meskipun bentuknya berbeda.

Load More