- Mantan Wali Kota Palembang, Harnojoyo, divonis bersalah terkait kasus korupsi proyek revitalisasi Pasar Cinde.
- Harnojoyo, yang pernah menjabat dua periode, memiliki total kekayaan tercatat sekitar Rp15 miliar.
- Meskipun telah mengembalikan Rp750 juta, hakim tetap menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 4 bulan.
SuaraSumsel.id - Nama mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo kembali menjadi sorotan publik setelah divonis dalam kasus korupsi proyek revitalisasi Pasar Cinde.
Sosok yang pernah memimpin Palembang selama dua periode itu sebelumnya dikenal dekat dengan masyarakat dan memiliki kekayaan yang tidak sedikit. Namun perjalanan politiknya berubah drastis setelah kasus gratifikasi Rp750 juta mencuat.
Berikut 5 fakta penting di balik kasus yang menyeret mantan orang nomor satu di Palembang tersebut.
1. Pernah Memimpin Palembang Dua Periode
Harnojoyo merupakan salah satu tokoh politik yang cukup lama berkiprah di Kota Palembang.
Ia menjabat sebagai Wali Kota Palembang selama dua periode setelah sebelumnya menjabat sebagai wakil wali kota. Selama masa kepemimpinannya, berbagai program pembangunan kota dijalankan, termasuk penataan kawasan kota dan pembangunan infrastruktur.
2. Kekayaan Dilaporkan Sekitar Rp15 Miliar
Berdasarkan laporan LHKPN, total kekayaan Harnojoyo tercatat sekitar Rp15 miliar.
Nilai tersebut mencakup berbagai aset seperti tanah, bangunan, kendaraan, serta harta lainnya yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Viral Meja Biliar DPRD Sumsel Kini Hilang dari SIRUP LKPP, Batal atau Diam-Diam Dihapus?
3. Tersandung Kasus Revitalisasi Pasar Cinde
Kasus yang menyeret Harnojoyo berkaitan dengan proyek revitalisasi Pasar Cinde di Palembang.
Proyek ini sejak awal memicu polemik karena Pasar Cinde merupakan salah satu bangunan bersejarah di kota tersebut. Selain itu, proyek kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta itu juga menimbulkan pertanyaan terkait pengelolaan aset daerah.
4. Uang Rp750 Juta Jadi Sorotan
Dalam penyidikan kasus tersebut, muncul fakta mengenai uang Rp750 juta yang disebut berkaitan dengan proyek Pasar Cinde.
Uang itu kemudian dikembalikan kepada penyidik sebagai bentuk pengembalian kerugian negara. Namun dalam hukum tindak pidana korupsi, pengembalian uang tidak otomatis menghapus unsur pidana.
Berita Terkait
-
Kembalikan Rp750 Juta ke Negara, Harnojoyo Divonis 2 Tahun 4 Bulan Kasus Pasar Cinde
-
Jadwal Buka Puasa Palembang Hari Ini, Kamis 12 Maret 2026: Catat Jam Magrib dan Doa Berbuka
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 11 Maret 2026, Jangan Sampai Terlewat Sahur
-
Maghrib Jam Berapa di Palembang Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa Selasa 10 Maret 2026
-
MBG Bantu Penuhi Gizi Anak-Anak Nelayan dan Petani di Seberang Sungai Musi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
CFD Perdana Hadir di Ampera 14 Juni, Mampukah Menjadi Ruang Publik Baru Warga Palembang?
-
Dengung Kecil, Jejak Besar Efek Berganda Migas yang Mengubah Nasib Perempuan Desa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim? Ini Statusnya Setelah Terima SK Plt
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel