- PT Bukit Asam Tarahan Port gelar penghijauan bibit pohon dalam rangkaian Bulan K3 dan HUT ke-45 Perusahaan.
- Penanaman simbolis 1.000 bibit pala dilaksanakan 5 Februari 2026 di Lampung Selatan untuk konservasi dan ekonomi.
- Penghijauan internal di area pelabuhan dilakukan 6-13 Februari 2026 guna tingkatkan kualitas lingkungan kerja.
SuaraSumsel.id - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, PT Bukit Asam (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya terhadap kelestarian lingkungan sekaligus keselamatan kerja. Salah satunya melalui kegiatan penghijauan yang digelar oleh PT Bukit Asam Unit Tarahan Port dengan menanam ribuan bibit pohon di area internal maupun eksternal perusahaan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Bulan K3 Nasional, yang menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan dan budaya keselamatan kerja merupakan dua aspek yang saling berkaitan.
Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam Eko Prayitno mengatakan kegiatan penghijauan tersebut menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya keselamatan kerja.
“Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin mengajak seluruh insan perusahaan menyadari bahwa lingkungan hidup yang baik memiliki pengaruh signifikan terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),” kata Eko Prayitno.
Menurutnya, penghijauan juga menjadi langkah konkret perusahaan dalam menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Kegiatan penghijauan eksternal dilaksanakan secara simbolis pada 5 Februari 2026 di Rumah Edukasi KUPS Karya Sejati, Kelompok Tani Hutan (KTH) Rangai Sejahtera, Dusun Pulau Pasir, Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, PT Bukit Asam Tarahan Port menyerahkan sebanyak 1.000 bibit pala (Myristica fragrans) kepada KTH Rangai Sejahtera sebagai pengelola kawasan.
Penanaman simbolis dilakukan oleh Tim Manajemen Tarahan Port bersama pimpinan anak dan cucu perusahaan, instansi terkait, serta Kepala Desa Rangai Tri Tunggal.
Tanaman pala dipilih karena memiliki manfaat ekologis yang penting sebagai tanaman konservasi dalam sistem agroforestry. Selain membantu menjaga kelestarian lingkungan, tanaman ini juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: BI Susur Sungai Musi Bawa Rp5,3 Miliar, Warga Sumsel Pesisir Bisa Tukar Uang Baru Lebaran
Kelompok Tani Hutan Rangai Sejahtera menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Bukit Asam tersebut. Bantuan bibit pala dinilai dapat memperkuat pengembangan agroforestry sekaligus meningkatkan produktivitas lahan yang mereka kelola.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kelompok tani untuk memperkenalkan berbagai produk turunan pala yang dihasilkan, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan anggota.
Selain di wilayah masyarakat, PT Bukit Asam Tarahan Port juga melaksanakan kegiatan penghijauan di area internal perusahaan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap pada 6 hingga 13 Februari 2026 di sejumlah titik operasional, di antaranya Masjid An-Nur dan kawasan Stockpile 4 arah laut.
Penanaman pohon melibatkan karyawan dan mitra kerja Tarahan Port sebagai bagian dari upaya membangun budaya lingkungan sekaligus memperkuat implementasi keselamatan kerja di area operasional.
Jenis tanaman yang ditanam didominasi oleh cemara laut dan glodokan tiang, serta beberapa jenis tanaman lain yang disesuaikan dengan kondisi tanah di kawasan pelabuhan.
Berita Terkait
-
45 Tahun PTBA, Ribuan Kantong Darah Terkumpul: Energi Kebaikan Mengalir untuk Sesama
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
HUT ke-45, PT Bukit Asam Tebar Energi Kebaikan Lewat Bantuan Pangan dan Edukasi Gizi
-
BIDIKSIBA 2026 Dibuka! PTBA Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Generasi Muda
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla
-
Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala
-
Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
Kilang Plaju dan Ditpamobvit Polda Sumsel Evaluasi Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Nasional