- Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan dana korban penipuan digital di Sumatera Selatan senilai Rp541 juta.
- Modus penipuan semakin canggih, bahkan menggunakan teknologi AI untuk memanipulasi suara melalui WhatsApp seperti kasus di Lahat.
- OJK mengimbau masyarakat segera melapor jika menjadi korban agar pelacakan dan pemblokiran dana oleh IASC dapat segera dilakukan.
OJK Sumsel kini terus menggalakkan Gerakan Anti Scam untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Arifin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran investasi, permintaan transfer uang, ataupun telepon yang mengatasnamakan pihak tertentu.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membagikan data pribadi, kode OTP, maupun informasi rekening kepada pihak yang tidak dikenal.
“Masyarakat harus selalu berhati-hati. Jika menerima telepon atau pesan yang mencurigakan, pastikan terlebih dahulu kebenarannya sebelum melakukan transaksi keuangan,” ujarnya.
OJK mencatat beberapa modus scam yang paling sering terjadi di Indonesia, di antaranya investasi bodong, penipuan belanja online, penipuan melalui media sosial. telepon mengatasnamakan bank atau keluarga dan
penipuan lowongan kerja.
Karena itu, peningkatan literasi keuangan dan kewaspadaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mencegah semakin banyak korban penipuan digital.
Tag
Berita Terkait
-
Mengapa Warga Sumsel Mudah Tertipu? Kerugian Penipuan Online Tembus Rp100 Miliar di 2025
-
Penipuan Keuangan Online Meledak di Sumsel Sepanjang 2025, Kerugian Tembus Rp100 Miliar
-
7 Modus Penipuan E-Wallet untuk Cegah Saldo Lenyap bagi Pengguna Harian
-
Cek Fakta: Viral Link Pendaftaran Kartu Prakerja 2025, Benarkah?
-
Cek Fakta: Warga Diiming-Imingi Bansos Rp2 Juta lewat Link Online, Benarkah dari Kemensos?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung