- Sebuah unggahan Facebook pada 8 Desember 2025 mengklaim pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja tahun 2025 melalui tautan mencurigakan.
- Hasil cek fakta menemukan tautan viral tersebut palsu dan meminta data pribadi sensitif, berbeda dari situs resmi prakerja.go.id.
- Klaim pendaftaran palsu ini merupakan penipuan online yang berpotensi menyalahgunakan data pribadi publik.
SuaraSumsel.id - Baru-baru ini, media sosial diramaikan oleh sebuah unggahan yang menawarkan pendaftaran program Kartu Prakerja lewat link online, lengkap dengan janji “daftar sekarang, pelatihan bersertifikat, gratis, dan siap kerja.”
Unggahan ini menyebut bahwa pendaftaran dibuka kembali tahun 2025, dan mengarahkan pengguna untuk mengisi data melalui sebuah tautan.
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan pendaftaran Kartu Prakerja, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 8 Desember 2025. Klaim tautan pendaftaran Kartu Prakerja berupa tulisan sebagai berikut. " Info penting buat yang mau berkembang! Program Kartu Prakerja kembali dibuka tahun ini! Dapat pelatihan bersertifikat Cukup daftar online, isi data, dan siap belajar! Yuk daftar sekarang, Jagan tunggu gelombang ditutup lagi!!" Unggahan tersebut disertai dengan menu "DAFTAR PRAKERJA 2025". Jika menu tersebut diklik muncul tautan berikut. "https://gratis.kartu-prakerja.biz.id/?fbclid=IwY2xjawOk26xleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFVWElTWWRYcUtZZzRmUkFUc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHtDRaMkg2Bn9K8GiMz0QYbvfuR64togmuqJI1P08H0I3Dvsm6IfBFq9a-sBB_aem_35B-vAld3wJU2ATBniRovQ" Tautan tersebut mengarah pada halaman situ menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah identitas pribadi, yaitu dan nomor Telegram.
Tapi sebelum Anda tergiur dan memasukkan data pribadi, penting untuk tahu dulu hasil cek fakta terbaru. Karena menurut penelusuran dari TurnBackHoax.ID bersama tim cek fakta, klaim itu tidak benar.
Temuan Dari Cek Fakta
Tautan yang beredar bukan milik portal resmi, dan membawa domain mencurigakan. Saat di-klik, bentuknya menyerupai formulir digital biasa, malah meminta informasi sensitif seperti nomor Telegram. TurnBackHoax
Situs resmi program Kartu Prakerja, yaitu prakerja.go.id — tidak mengumumkan pendaftaran baru pada 2025 per saat pengecekan.
Sejarah terbaru menunjukkan pendaftaran terakhir adalah pada gelombang sebelumnya (informasi publik), dan tidak ada kabar resmi tentang dibukanya pendaftaran ulang saat ini.
Karena itu, klaim pendaftaran lewat tautan viral termasuk dalam kategori konten palsu / penipuan online — berpotensi menyalahgunakan data pribadi pengguna dan mengecoh publik. TurnBackHoax
Modus “pemberian harapan” melalui tautan palsu sering memanfaatkan kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan dan pelatihan, khususnya di masa susah ekonomi. Penipu memancing banyak klik dengan janji manis—tapi akhirnya bisa merugikan Anda, baik dari segi data pribadi, sampai potensi penipuan lebih lanjut.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Hadir Lebih Dekat bagi Masyarakat Pulau Rimau melalui Kantor Kas Baru
Sebelum Klik Link Program Apapun: Ingat 3 Hal Ini
- Cek domain resmi — Untuk Kartu Prakerja, portal resmi adalah prakerja.go.id.
- Verifikasi pengumuman resmi — Cek media terpercaya, situs resmi pemerintah, atau kanal resmi program.
- Waspada jika diminta data sensitif — Apalagi jika link datang lewat medsos dan meminta informasi pribadi tanpa verifikasi.
Tautan pendaftaran Kartu Prakerja yang viral saat ini adalah penipuan online, bukan bagian dari proses resmi.
Jika Anda atau orang di sekitar Anda mendapat tawaran serupa, jangan isi data, jangan klik, dan jangan sebarkan. Perlindungan data pribadi dan kewaspadaan literasi digital penting di era hoaks online saat ini.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Warga Diiming-Imingi Bansos Rp2 Juta lewat Link Online, Benarkah dari Kemensos?
-
Cek Fakta: Masjid Selamat, Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Fakta atau Rekayasa AI?
-
Cek Fakta: Klaim Anies Dapat Penghargaan Internasional, Benarkah atau Hoaks?
-
Cek Fakta: Viral Video Cak Imin Bicara Pemutihan Utang BPJS, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Isu Menkeu Purbaya Curiga Permainan Bunga Rp285,6 Triliun Bikin TPG Telat
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen