- Kejati Sumsel OTT anggota DPRD Muaraenim berinisial KT dan anaknya RA terkait dugaan gratifikasi proyek pemerintah.
- Kedua tersangka diduga menerima Rp1,6 miliar yang diduga digunakan membeli mobil mewah Toyota Alphard putih.
- Penyidik telah menggeledah tiga lokasi dan memeriksa sepuluh saksi, pengembangan kasus masih berlanjut.
SuaraSumsel.id - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terhadap oknum anggota DPRD Muaraenim dan anak kandungnya pada Rabu (18/2/2026) menggegerkan publik. Kasus ini terkait dugaan gratifikasi hingga bernilai miliaran rupiah dari proyek pemerintah daerah.
Berikut 7 fakta penting mengenai peristiwa penangkapan tersebut
1. Siapa yang Ditangkap?
Tim penyidik Kejati Sumsel melakukan OTT terhadap anggota DPRD Muaraenim berinisial KT dan anak kandungnya berinisial RA.
2. Dugaan Uang yang Dikantongi
Kedua tersangka diduga menerima sekitar Rp1,6 miliar dari pihak pengusaha atau rekanan.
3. Proyek yang Dipersoalkan
Terkait uang itu adalah proyek Pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu di Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, yang dikelola oleh Dinas PUPR setempat. Kontrak proyek ini bernilai sekitar Rp7 miliar.
4. Ada Mobil Mewah Terlibat
Dari hasil penyidikan awal, uang Rp1,6 miliar itu diduga digunakan untuk membeli mobil mewah Toyota Alphard warna putih bernomor polisi B-2451-KYR.
5. Penggeledahan di 3 Lokasi
Tim penyidik juga melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda, yaitu rumah KT di dua blok perumahan di Desa Muara Lawai serta rumah saksi di Kelurahan Pasar II, Muaraenim. Barang bukti diamankan, termasuk dokumen dan handphone.
6. Saksi yang Diperiksa
Penyidik telah memeriksa 10 orang saksi guna memperkuat fakta di lapangan dan menelusuri aliran dana serta keterlibatan pihak lain.
7. Pengembangan Kasus Masih Berlanjut
Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Kejati Sumsel tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan status hukum para tersangka, bahkan memeriksa pejabat daerah lainnya terkait aliran dana dan keterlibatan struktur pemerintahan.
OTT terhadap anggota DPRD Muaraenim dan anaknya menjadi sorotan karena melibatkan dugaan gratifikasi dalam proyek pemerintah daerah, mobil mewah hasil duit proyek, serta potensi pengembangan besar dalam kasus ini. Publik kini menunggu respons hukum dan penjelasan lebih lanjut dari Kejati Sumsel
Tag
Berita Terkait
-
Korupsi Dana PMI Palembang, Fitrianti Agustinda dan Suami Dijatuhi Hukuman 7,5 Tahun Penjara
-
7 Fakta Sidang Korupsi Dana PMI Palembang, Fitrianti Agustinda Dituntut 8,5 Tahun Penjara
-
Sakit Kritis, Sidang Korupsi Pengusaha Crazy Rich Palembang Haji Halim Ditunda Lagi
-
Kasus Korupsi Rp127 Miliar Pengusaha Haji Halim, Sejauh Mana Dakwaan Jaksa Diuji di Tipikor?
-
Skandal Besar di Palembang? Jejak OTT Kejati di Perkimtan Diduga Seret Nama Eks Kadis
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
1.926 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Mengapa Baru 17 Tersangka?