SuaraSumsel.id - Suasana tegang menyelimuti Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) Kota Palembang pada Selasa (19/8) malam.
Disebutkan operasi senyap yang dilancarkan tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan mengindikasikan adanya skandal besar yang siap terbongkar, diduga kuat terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Penggeledahan yang berlangsung hingga larut malam ini menjadi puncak dari penyelidikan yang disebut-sebut menyeret seorang Kepala Bidang berinisial D.
Namun, rumor yang beredar kian panas dengan dugaan keterlibatan seorang mantan Kepala Dinas, membuka kotak pandora praktik korupsi di dinas "basah" yang mengurus perumahan dan permukiman di kota empek-empek.
Kronologi Operasi Senyap Pidsus Kejati Sumsel
Pemandangan tak biasa terlihat sejak sore hari.
Sebuah mobil tim Pidsus Kejati Sumsel terparkir gagah di halaman kantor Dinas Perkimtan, menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Sejumlah penyidik berpakaian sipil langsung masuk ke dalam gedung, menyisir ruang-ruang kerja yang menjadi target utama.
Sumber di lokasi menyebutkan, para penyidik fokus mencari dan mengamankan tumpukan dokumen penting, laptop, serta barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan kasus yang sedang diusut. Suasana di dalam kantor seketika berubah menjadi mencekam.
Baca Juga: Karhutla Sumsel Capai 1.416 Hektare Sepanjang 2025, Ini Daerah yang Paling Parah
Seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya membenarkan kedatangan tim Kejati. Namun, ia memilih untuk menjaga jarak, menyiratkan adanya ketakutan dan ketidakpastian di antara para staf.
"Iya, memang ada orang Kejati yang datang. Banyak juga. Tapi kami tidak tahu apa urusannya, karena itu bukan ranah kami. Kalau kecipratan urusannya, beda lagi,” ujarnya dengan nada hati-hati.
Siapa yang Terseret? Kabid 'D' dan Bayang-Bayang Mantan Kadis
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa OTT ini terjadi pada sore hari sebelum penggeledahan. Target utamanya adalah seorang pejabat eselon III dengan inisial D yang menjabat sebagai Kepala Bidang. Namun, kasus ini diduga memiliki akar yang lebih dalam.
Nama seorang mantan Kepala Dinas Perkimtan ikut terseret dalam pusaran kasus ini. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa praktik lancung ini mungkin sudah berlangsung lama dan sistemik.
Drama semakin memuncak ketika Kepala Dinas Perkimtan Kota Palembang saat ini, Alek Ferdinandus, tiba di lokasi sekitar pukul 21.03 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Staycation Hits Palembang: 5 Hotel dengan Pemandangan Jembatan Ampera Terbaik
-
Bidar di Sungai Musi Palembang Meriah, Tapi Benarkah Sudah Jadi Identitas Sumsel?
-
Festival Perahu Bidar 2025 Jadi Pesta Rakyat Palembang, Inilah Para Pemenangnya
-
Di Balik Riuh Festival Bidar Palembang: Tradisi yang Menyatukan dan Menghidupi
-
Mencekam di Gelora Sriwijaya Palembang! Tali Bendera Gagal Terikat, Merah Putih Nyaris Jatuh
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban