- RUPS Bank Sumsel Babel mengesahkan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp302,9 miliar pada 12 Februari 2026 di Palembang.
- Laba bersih bank tahun 2025 mencapai Rp504,99 miliar, didukung rasio keuangan sehat seperti CAR 23,68% dan NPL net 0,72%.
- Bank Sumsel Babel mempertahankan peringkat idA+/Stable dari PEFINDO, menunjukkan kemampuan memenuhi kewajiban jangka panjangnya.
SuaraSumsel.id - Dividen Bank Sumsel Babel 2025 resmi disahkan sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rapat yang dihadiri seluruh pemegang saham.
Dividen Bank Sumsel Babel 2025 tersebut berasal dari laba bersih perseroan yang tercatat mencapai Rp504.999.167.447. Angka itu meningkat dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp475.801.378.843, menunjukkan pertumbuhan kinerja yang tetap terjaga sepanjang 2025.
Dalam RUPS Bank Sumsel Babel 2025, manajemen juga memaparkan kondisi kesehatan keuangan perseroan yang berada dalam kategori sehat sesuai ketentuan regulator. Rasio permodalan atau Capital Adequacy Ratio (KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, mencerminkan struktur permodalan yang kuat. Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) net berada di level 0,72 persen, menunjukkan kualitas pembiayaan yang tetap terkendali.
Dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank Sumsel Babel berada pada angka 84,32 persen, sedangkan tingkat profitabilitas yang tercermin dari Net Interest Margin (NIM) mencapai 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Bank Sumsel Babel 2025 tetap mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, likuiditas, dan keuntungan.
Sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan tata kelola perusahaan, Bank Sumsel Babel juga memperoleh peringkat idA+/Stable (Single A Plus; Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan tingkat risiko yang relatif rendah.
Pengesahan dividen Bank Sumsel Babel 2025 sebesar Rp302,9 miliar ini sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, termasuk pemerintah daerah di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Dengan laba yang tumbuh dan rasio keuangan yang tetap sehat, Bank Sumsel Babel menargetkan penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas layanan guna mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Berita Terkait
-
RUPS Tahun Buku 2025 Menghasilkan Dividen Rp302,9 Miliar bagi Pemegang Saham Bank Sumsel Babel
-
Perkuat Arah Strategis, RUPSLB Bank Sumsel Babel Usulkan Kandidat Dirut Baru
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Implementasi SIPD RI
-
OJK: Reputasi dan Tata Kelola Jadi Fondasi Bank Sumsel Babel
-
Kejar Penghargaan Bergengsi, Lomba Jurnalistik Bank Sumsel Babel 2026 Dimulai
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Setelah Ditunda Mendadak, Ini Jadwal Baru CFN Palembang dan Perubahan di Kawasan Atmo
-
Di Balik Kebakaran Muba, Aktivitas Sumur Minyak Ilegal di Hindoli Sudah Lama Berjalan
-
Tragedi di Jalan Kapten A Rivai: Kisah Pilu Driver Ojol Palembang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
-
Kenapa Harga Batu Bara Dunia Anjlok? Peran China dan India Jadi Sorotan
-
Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya