Tasmalinda
Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:13 WIB
Apresiasi Bank Sumsel Babel
Baca 10 detik
  • Bank Sumsel Babel apresiasi implementasi SIPD RI pada Apresiasi di Palembang, Kamis (29/1/2026).
  • Integrasi penuh SIPD RI telah dicapai 15 pemerintah daerah wilayah Sumbagsel hingga akhir Desember 2025.
  • BSB berkomitmen mendampingi daerah tersisa untuk integrasi penuh SIPD RI sepanjang tahun 2026.

SuaraSumsel.id - Bank Sumsel Babel (BSB) kian menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong transparansi dan akurasi pengelolaan keuangan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI), yang menjadi fondasi digitalisasi keuangan daerah secara nasional.

Komitmen itu tercermin dalam kegiatan Apresiasi Implementasi SIPD RI Tahun 2025 yang diselenggarakan Bank Sumsel Babel di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan bagi pemerintah daerah di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung yang telah berhasil mengintegrasikan SIPD RI secara penuh, khususnya dalam proses penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN).

Melalui sistem perbankan yang terintegrasi serta pendampingan teknis berkelanjutan, Bank Sumsel Babel berperan memastikan digitalisasi keuangan daerah berjalan efektif, aman, dan sesuai regulasi. Implementasi SIPD RI dinilai mampu mempercepat proses pembayaran gaji ASN sekaligus meningkatkan transparansi dan akurasi data keuangan daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, mengapresiasi langkah Bank Sumsel Babel yang dinilai konsisten mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah. Menurutnya, penerapan SIPD RI merupakan langkah konkret dalam memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel serta mempercepat integrasi data antar organisasi perangkat daerah. Ia juga mendorong daerah yang belum mencapai integrasi penuh agar segera melakukan percepatan dengan memperkuat kesiapan sumber daya manusia dan sinergi antar OPD.

Sementara itu, PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohammad Papeko, menjelaskan bahwa SIPD RI menjadi tulang punggung integrasi data keuangan nasional, mulai dari perencanaan hingga penatausahaan, sebagai bagian dari kebijakan Satu Data Indonesia. Ia mengakui proses transisi menuju sistem terintegrasi bukan perkara mudah karena melibatkan penyesuaian teknis dan perubahan pola kerja, namun Bank Sumsel Babel terus melakukan pendampingan agar pemerintah daerah dapat beradaptasi secara optimal.

Hingga 31 Desember 2025, sebanyak 15 pemerintah daerah di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung telah berhasil mencapai integrasi SIPD RI secara penuh dengan dukungan Bank Sumsel Babel. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran daerah terhadap pentingnya digitalisasi keuangan, sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Apresiasi yang diberikan Bank Sumsel Babel tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diharapkan mampu memacu daerah lain untuk segera menuntaskan proses integrasi SIPD RI. Pemerintah daerah yang telah mencapai implementasi penuh menerima penghargaan serta fasilitas pendukung guna menunjang pengelolaan sistem keuangan berbasis digital.

Hingga Januari 2026 masih terdapat sejumlah daerah yang terus berusaha mencapai integrasi penuh. Menyikapi kondisi tersebut, Bank Sumsel Babel bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmen untuk melanjutkan pendampingan intensif agar seluruh daerah dapat mencapai integrasi SIPD RI secara menyeluruh pada tahun 2026, sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Sumsel Capai Level Digital Tertinggi, BI Dorong Penguatan Proses Transaksi Daerah

Load More