- Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa tewas tertembak akibat keributan dengan Sertu MRR di THM Panhead Palembang baru-baru ini.
- Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya sedang mendalami motif insiden melalui pemeriksaan 21 saksi serta bukti rekaman CCTV.
- Terduga pelaku Sertu MRR telah diamankan dan proses hukum kasus penembakan tersebut telah berlanjut ke Oditurat Militer.
SuaraSumsel.id - Video detik-detik keributan sebelum penembakan yang menewaskan anggota TNI di THM Panhead Palembang mulai beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut langsung menyita perhatian publik dan kembali memicu perbincangan soal kasus penembakan antaranggota TNI yang terjadi di tempat hiburan malam itu.
Dalam video yang beredar, suasana di lokasi terlihat masih dipenuhi pengunjung saat keributan mendadak terjadi di area hiburan malam. Beberapa orang tampak panik dan berusaha menjauh ketika situasi mulai ricuh.
Kasus tersebut diketahui menewaskan Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa setelah mengalami luka tembak serius. Sementara terduga pelaku, Sertu MRR, kini telah diamankan dan menjalani proses hukum militer.
Sejumlah informasi yang beredar menyebut keributan diduga bermula dari senggolan saat berjoget di lokasi hiburan malam. Dugaan itu juga ramai dibahas warganet setelah video rekaman kejadian tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Meski begitu, hingga kini Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya masih terus mendalami motif utama yang memicu konflik antara korban dan pelaku.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania sebelumnya menyampaikan bahwa penyidik telah memeriksa 21 saksi, mendalami rekaman CCTV, serta menelusuri seluruh rangkaian kejadian sebelum penembakan terjadi.
Beredarnya video detik-detik keributan membuat kasus ini kembali ramai diperbincangkan publik. Banyak warganet menyoroti suasana mencekam di dalam THM Panhead sesaat sebelum insiden penembakan terjadi.
Tidak sedikit pula yang mempertanyakan bagaimana senjata api rakitan bisa berada di lokasi hiburan malam tersebut.
Kasus ini sebelumnya memang menjadi perhatian luas setelah terungkap bahwa senjata yang digunakan diduga merupakan senjata api rakitan jenis korek api.
Baca Juga: Kasus Penembakan TNI di THM Panhead Masuk Tahap Baru, Sertu MRR Hadapi Oditurat Militer
Hingga kini, Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya masih terus mendalami kasus penembakan tersebut.
Selain memeriksa sejumlah saksi, aparat juga mengamankan barang bukti serta hasil rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Proses hukum terhadap Sertu MRR pun kini mulai bergerak ke tahap Oditurat Militer.
Sementara itu, video detik-detik keributan di THM Panhead diperkirakan masih akan terus menjadi perhatian publik seiring berkembangnya kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Kasus Penembakan TNI di THM Panhead Masuk Tahap Baru, Sertu MRR Hadapi Oditurat Militer
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal
-
Pomdam Sriwijaya Ungkap Kasus Penembakan di THM Panhead Palembang, Sertu MRR Ditangkap
-
Apa Motif Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal? Fakta Hubungan Keduanya Terungkap Sebelum Penembakan
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dukung Penguatan Tata Kelola Danantara, BRI Tegaskan Komitmen Berantas Fraud
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Sidang Hampir Rampung, Keberadaan Buronan Pasar Cinde Aldrin Tando Masih Misterius