- Jembatan Musi V dan Tol Palembang–Betung ditargetkan berfungsi terbatas sebelum puncak arus mudik Lebaran tahun 2026.
- Progres konstruksi Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 hampir 90% serta Jembatan Musi V mencapai 96%.
- Fungsionalitas ini penting untuk efisiensi waktu tempuh satu jam dan membuka konektivitas Trans Sumatera.
SuaraSumsel.id - Targetnya jelas: sebelum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Jembatan Musi V dan ruas Tol Palembang–Betung diharapkan sudah bisa difungsikan secara terbatas. Namun di balik optimisme tersebut, publik tentu bertanya, seberapa siap infrastruktur ini benar-benar menopang lonjakan mobilitas ribuan kendaraan?
Pertanyaan itu mengemuka saat Agus Harimurti Yudhoyono meninjau langsung progres pembangunan bersama Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang. Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan memastikan proyek strategis nasional ini berjalan sesuai rencana, baik dari sisi konstruksi maupun keselamatan.
Menurut AHY, Jembatan Musi V merupakan simpul penting dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang kelak menghubungkan Aceh hingga Lampung. Ruas Palembang–Betung sendiri akan terintegrasi ke arah Jambi, memperkuat konektivitas regional.
“Ini bagian dari konsep besar Trans Sumatera yang pada saatnya akan menghubungkan Aceh hingga Lampung. Dengan begitu, perekonomian wilayah yang dilalui jalan tol ini akan semakin terbuka dan berkembang,” ujarnya.
Secara angka, progres pembangunan menunjukkan optimisme. Konstruksi Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 telah mencapai hampir 90 persen, sementara pembebasan lahan mendekati 94 persen. Pembangunan Jembatan Musi V bahkan disebut telah menyentuh 96 persen.
Jembatan sepanjang 1.684 meter itu menjadi penghubung utama dua sisi tol yang terpisah Sungai Musi, mengaitkan kawasan Gandus di Palembang dengan Banyuasin. Tanpa jembatan ini, konektivitas ruas tol tidak akan utuh.
Namun angka progres bukan satu-satunya tolok ukur. AHY menekankan bahwa kualitas dan ketahanan struktur menjadi prioritas utama sebelum difungsikan.
“Pastikan Jembatan Musi V benar-benar kuat dan andal untuk menyangga mobilitas manusia, barang, dan jasa menuju masyarakat yang semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.
Jembatan ini dirancang mampu menahan beban hingga 1.800 ton secara bersamaan. Uji kekuatan dan kelayakan teknis akan dilakukan sebelum pembukaan terbatas saat Lebaran.
Baca Juga: Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
Selama ini perjalanan Palembang–Betung bisa memakan waktu tiga hingga empat jam, terutama ketika arus kendaraan padat atau terjadi bottleneck. Dengan tol ini, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar satu jam.
Efisiensi tersebut bukan hanya soal kenyamanan pemudik. Dampaknya menjalar ke distribusi logistik, biaya operasional angkutan barang, hingga percepatan aktivitas ekonomi di sepanjang koridor tol.
Ruas ini juga diproyeksikan memperkuat pengembangan kawasan strategis seperti Tanjung Api-Api dan Pelabuhan Tanjung Carat. Infrastruktur jalan tol menjadi fondasi bagi daya saing wilayah yang selama ini sangat bergantung pada aksesibilitas.
Meski ditargetkan dapat difungsikan saat mudik, pemerintah menegaskan pengoperasian bersifat terbatas. Artinya, aspek keselamatan, kelayakan teknis, serta kesiapan operasional tetap menjadi pertimbangan utama.
Wakil Gubernur Cik Ujang berharap koordinasi lintas pihak terus diperkuat agar target tersebut tercapai tanpa mengorbankan kualitas.
“Kami berharap pekerjaan dapat dipercepat sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya, khususnya pada momentum Lebaran nanti,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Peta Jalan Tol Trans-Sumatera di Sumsel 2025 & Daftar Gerbang Tolnya
-
Duduk Perkara Konglomerat Haji Halim Jelang Sidang, Benarkah Negara Sebenarnya Tak Dirugikan?
-
5 Peluang Bisnis Paling Cuan di Sekitar Proyek Tol Trans Sumatera, Siapa Cepat Dia Dapat
-
7 Etika Berkendara di Jalan Tol yang Sering Dilanggar, Nomor 4 Bisa Picu Kecelakaan Maut
-
Viral Unggahan Istri Korban Kecelakaan Tol Kayu Agung, Pesannya Pilu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota