- Sumatera Selatan, dipimpin Gubernur Herman Deru, siap jadi tuan rumah Asian Mini Football Championship 2026.
- Kejuaraan olahraga bergengsi Asia ini dijadwalkan berlangsung di Jakabaring Sport City, Palembang, 24 April hingga 4 Mei 2026.
- Event ini strategis menggerakkan pariwisata lokal, diikuti 16 negara setelah Indonesia menggantikan Vietnam yang terkena sanksi.
SuaraSumsel.id - Palembang kembali bersiap mencuri perhatian Asia. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan Provinsi Sumatera Selatan siap menjadi tuan rumah Asian Mini Football Championship 2026 yang akan digelar pada 24 April hingga 4 Mei 2026 di Jakabaring Sport City, Palembang.
Event bergengsi tingkat Asia ini dipastikan akan membawa ribuan atlet, ofisial, dan suporter dari berbagai negara ke Bumi Sriwijaya. Bagi Sumsel, kejuaraan ini bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan momentum strategis untuk menunjukkan kesiapan daerah sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
“Pemilihan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Mini Football Championship merupakan sebuah kehormatan besar. Ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antarbangsa,” kata Herman Deru di Palembang, Sabtu.
Herman Deru menegaskan Pemerintah Provinsi Sumsel siap mendukung penuh pelaksanaan kejuaraan ini. Mulai dari kesiapan infrastruktur, fasilitas pertandingan berstandar internasional, hingga akomodasi atlet dan ofisial akan dipastikan terpenuhi.
Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) juga segera dilakukan agar seluruh persiapan berjalan optimal, termasuk pembagian peran yang jelas antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kami siap memenuhi seluruh kebutuhan sebagai tuan rumah dan memastikan event ini berjalan lancar serta sukses,” ujarnya optimistis.
Kepercayaan kepada Sumsel juga ditegaskan oleh Presiden IMF M. Dousari. Ia menilai Sumsel memiliki pengalaman dan fasilitas yang memadai dalam menggelar ajang olahraga berskala internasional.
“Dari pengamatan kami di level Asia, Sumsel memiliki kesiapan yang baik. Kami optimistis turnamen ini akan berjalan sukses,” katanya.
Sementara itu, Ketua KSMI Pusat Yan Mulia Abidin menyebut Jakabaring Sport City dipilih karena konsep kawasan olahraga terpadu yang jarang dimiliki daerah lain.
Baca Juga: BI Ungkap Ekonomi Sumsel Tangguh di Tengah Gejolak Global
“Jakabaring merupakan kawasan one stop service dan sangat sesuai dengan standar mini football,” kata Yan.
Ia juga mengungkapkan bahwa penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Mini Football Championship 2026 dilakukan setelah Vietnam terkena sanksi, sehingga peluang besar ini jatuh ke Indonesia.
Turnamen ini akan diikuti 16 negara, yakni Indonesia, Lebanon, Timor Leste, Irak, Maladewa, Singapura, Taiwan, Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Filipina, India, Pakistan, Kazakhstan, China, dan Brunei Darussalam.
Selain pertandingan, KSMI menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung untuk mendorong sport tourism dan sport industry di Sumsel. Salah satunya adalah rencana pemecahan rekor MURI yang melibatkan pelajar, sebagai simbol keterlibatan generasi muda dalam perhelatan olahraga internasional.
Dengan ajang ini, Palembang bukan hanya menjadi tuan rumah pertandingan, tetapi juga etalase Indonesia di mata Asia—menggabungkan olahraga, pariwisata, dan kebanggaan daerah dalam satu panggung besar.
Berita Terkait
-
BI Ungkap Ekonomi Sumsel Tangguh di Tengah Gejolak Global
-
Ziarah Kubro Palembang: Tradisi Wisata Religi Ribuan Jemaah, Sejarah, Makna, dan Daya Tariknya
-
Korupsi Dana PMI Palembang, Fitrianti Agustinda dan Suami Dijatuhi Hukuman 7,5 Tahun Penjara
-
GENsi Digelar di Palembang, Komdigi-Indosat Dorong Anak Muda Hadapi Era Super-Cycle AI
-
Bobol Rp7,8 Miliar Lewat 355 Kontrak Fiktif, Eks Surveyor FIF Palembang Diseret ke Pengadilan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang