- Pabrik bioavtur PT Green Power Palembang di Banyuasin dibangun dengan investasi Jepang senilai Rp310 miliar.
- Fasilitas ini fokus memproduksi bahan baku bioavtur dari kelapa dan memulai konstruksi pada 20 Januari 2026.
- Proyek ini ditargetkan menyerap 500 pekerja dan direncanakan mulai beroperasi penuh pada April 2027.
Untuk menghasilkan sekitar 100 ton minyak mentah per hari, pabrik ini diperkirakan membutuhkan pasokan hingga 1 juta butir kelapa setiap hari.
Ke depan, investor berencana mengembangkan pengolahan kelapa terpadu di sekitar Banyuasin guna menjaga kesinambungan rantai pasok bioavtur.
6. Serap Sekitar 500 Tenaga Kerja
Pabrik bioavtur PT Green Power Palembang dibangun di atas lahan seluas 3 hektare, dengan luas bangunan mencapai 9.500 meter persegi.
Saat beroperasi penuh, pabrik ini diproyeksikan menyerap sekitar 500 tenaga kerja, dengan target produksi 30.000 ton per tahun. Operasional direncanakan mulai April 2027.
7. Masuk Rantai Pasok Energi Penerbangan Ramah Lingkungan
Bioavtur kini menjadi salah satu solusi global untuk menekan emisi karbon di sektor penerbangan. Produk dari Banyuasin ini akan masuk dalam rantai pasok bahan bakar pesawat ramah lingkungan, seiring meningkatnya kebutuhan maskapai dunia terhadap energi berkelanjutan.
Meski fasilitas bioavtur telah dikembangkan di sejumlah negara, proyek di Banyuasin dinilai pionir untuk model hilirisasi kelapa skala industri di Indonesia dengan dukungan investasi Jepang.
Bupati Banyuasin Askolani menyebut pembangunan pabrik bioavtur ini sebagai momentum penting bagi daerahnya. Selain membuka lapangan kerja, industri ini diharapkan membawa dampak langsung bagi petani kelapa dan perekonomian lokal.
Baca Juga: Jepang Tanam Investasi Rp310 Miliar, Pabrik Bioavtur Pertama Mulai Dibangun di Sumsel
Dengan proyek ini, Sumatera Selatan tidak hanya memperkuat posisi di sektor energi terbarukan, tetapi juga memperluas peran komoditas lokal dalam industri global.
Tag
Berita Terkait
-
Jepang Tanam Investasi Rp310 Miliar, Pabrik Bioavtur Pertama Mulai Dibangun di Sumsel
-
7 Fakta Pabrik Bio Avtur di Banyuasin, Kelapa Lokal Bakal Jadi Bahan Bakar Pesawat
-
7 Fakta Viral ASN Musi Banyuasin Baru Dilantik Joget Sawer Pakai Seragam, Terancam Sanksi
-
Cerita 1.000 UMKM Banyuasin: Dapat Modal, Kini Usaha Naik Kelas Berkat Bank Sumsel Babel
-
Lengkap! Ini Peta Jalan Tol Trans-Sumatera di Sumsel 2025 & Daftar Gerbang Tolnya
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Jadwal Imsak Palembang Selasa 10 Maret 2026, Catat Waktu Sahur agar Tak Terlewat
-
Janggal? Meja Biliar Wakil Pimpinan DPRD Sumsel Rp335 Juta, Ketua Hanya Rp151 Juta
-
Terungkap Nilai Dana Nasabah Bank Jambi yang Diretas, Tembus Rp143 Miliar
-
5 Fakta Tawuran Maut di Palembang, Remaja 20 Tahun Tewas Ditusuk Saat Bentrokan
-
Harga Emas Antam Hari Ini di Palembang Naik Tipis, Tembus Rp3.049.000 per Gram