- Video oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berjoget sambil menyawer uang menggunakan seragam dinas viral di media sosial.
- Aksi kontroversial ini dilakukan oleh oknum ASN yang diketahui baru saja menerima pelantikan beberapa waktu lalu.
- Pemerintah Kabupaten telah mengonfirmasi kejadian tersebut dan sedang melakukan pemeriksaan internal untuk pemberian sanksi.
SuaraSumsel.id - Aksi seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang berjoget sambil menyawer uang menggunakan seragam dinas mendadak viral di media sosial. Peristiwa ini menuai sorotan tajam publik karena dinilai mencederai etika abdi negara. Berikut fakta-fakta penting yang perlu diketahui publik:
1. Viral Lewat Video Pendek di Media Sosial
Video yang memperlihatkan oknum ASN tersebut pertama kali beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat jelas sang ASN berjoget santai sambil menyawer uang, disaksikan sejumlah orang di sekitarnya.
2. Dilakukan Tak Lama Setelah Pelantikan
Fakta yang membuat publik semakin geram, oknum ASN tersebut diketahui baru saja dilantik. Status sebagai ASN baru seharusnya menjadi momen menjaga sikap, bukan justru memicu kontroversi.
3. Tetap Mengenakan Seragam Dinas
Sorotan utama datang dari penggunaan seragam dinas dalam aktivitas hiburan pribadi. Seragam ASN dianggap sebagai simbol negara, sehingga penggunaannya di luar konteks tugas dinilai tidak pantas.
4. Tuai Kecaman Warganet
Warganet ramai-ramai melontarkan kritik. Banyak yang menilai aksi tersebut mencerminkan kurangnya pemahaman etika ASN, bahkan menyebutnya sebagai contoh buruk bagi aparatur pemerintah lainnya.
5. Pemkab Turun Tangan
Pihak Pemerintah Kabupaten terkait mengonfirmasi telah mengetahui video viral tersebut. Proses klarifikasi dan pemeriksaan internal langsung dilakukan untuk memastikan fakta dan konteks kejadian.
6. Terancam Sanksi Disiplin ASN
Jika terbukti melanggar aturan, oknum ASN tersebut terancam sanksi disiplin sesuai ketentuan kepegawaian. Sanksi bisa berupa teguran tertulis hingga hukuman administratif yang lebih berat, tergantung hasil pemeriksaan.
7. Jadi Pengingat Etika Aparatur Negara
Kasus ini menjadi pengingat bahwa ASN tidak hanya dinilai dari kinerja di kantor, tetapi juga dari perilaku di ruang publik. Setiap tindakan yang dilakukan dengan atribut negara berpotensi berdampak pada citra institusi pemerintah.
Hingga kini proses pemeriksaan masih berjalan. Publik menunggu ketegasan aparat pemerintah agar kasus serupa tidak kembali terulang.
Baca Juga: Jelang Detik-Detik Tahun Baru, 11 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Lebat
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Dampingi ASN Siapkan Masa Purna Tugas yang Sejahtera
-
Cara Aktivasi MFA ASN Digital BKN, Panduan Step by Step Login di asndigital.bkn.go.id
-
Bank Sumsel Babel Hadir untuk ASN: Solusi Keuangan Aman di Masa Pensiun
-
Heboh! ASN di Bengkulu Dipecat Setelah Videonya Injak Kitab Suci Viral di Medsos
-
ASN Kini Lebih Mudah Punya Kendaraan, Berkat Sinergi Bank Sumsel Babel dan PT Thamrin Brothers
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu
-
Tanggap Bencana Sigi, Kilang Plaju Salurkan 75 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Gempa
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor