- BPOM menemukan 26 kosmetik berbahaya mengandung merkuri dan zat terlarang beredar Oktober–Desember 2025.
- Merkuri dan bahan seperti asam retinoat dapat menyebabkan gangguan saraf, ginjal, dan iritasi kulit permanen.
- Masyarakat diimbau wajib cek izin edar resmi BPOM sebelum membeli produk perawatan kulit apapun.
SuaraSumsel.id - Popularitas skincare yang menjanjikan hasil cepat ternyata menyimpan risiko serius. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan 26 produk kosmetik berbahaya yang terbukti mengandung bahan dilarang, salah satunya merkuri, dan masih beredar di pasaran Indonesia.
Temuan ini berasal dari hasil pengawasan BPOM sepanjang Oktober hingga Desember 2025. Yang mengejutkan, sebagian produk tersebut justru dikenal luas dan kerap digunakan secara rutin oleh konsumen, baik yang dibeli secara daring maupun melalui jalur tidak resmi.
BPOM menegaskan, merkuri adalah zat yang sama sekali tidak boleh digunakan dalam kosmetik. Meski memberi efek cerah dalam waktu singkat, pemakaian berulang dapat memicu iritasi berat, flek hitam permanen, gangguan ginjal, hingga berdampak pada sistem saraf. Risiko ini semakin tinggi jika produk digunakan dalam jangka panjang tanpa pengawasan medis.
Selain merkuri, BPOM juga menemukan kandungan lain yang seharusnya hanya digunakan berdasarkan resep dokter, seperti asam retinoat, hidrokinon, serta zat kortikosteroid. Bahan-bahan ini kerap disalahgunakan dalam krim malam, krim anti jerawat, hingga krim penghilang flek yang dipasarkan sebagai “racikan ampuh”.
Dalam daftar temuan BPOM, terdapat sejumlah merek yang selama ini dikenal di kalangan pengguna skincare, termasuk Daviena Skincare. BPOM menekankan, pencantuman merek dalam daftar ini bertujuan sebagai peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak sembarangan menggunakan produk tanpa memastikan keamanannya.
BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek legalitas kosmetik sebelum membeli atau menggunakan. Cara paling mudah adalah memastikan produk memiliki izin edar BPOM yang valid, kemasan dan label yang jelas, serta tidak melewati masa kedaluwarsa. Konsumen juga dapat memanfaatkan layanan Cek Produk BPOM atau aplikasi BPOM Mobile untuk memastikan produk yang digunakan aman dan terdaftar resmi.
Terhadap produsen dan distributor kosmetik berbahaya, BPOM menegaskan akan mengambil tindakan tegas, mulai dari penarikan produk dari peredaran, pencabutan izin edar, hingga proses hukum jika ditemukan unsur pidana.
Beberapa produk yang masuk dalam daftar temuan antara lain:
1. DAVIENA Skincare Intensive Night Cream with AHA
(NA18240100777) - Mengandung: Deksametason
Baca Juga: Kredit UMKM Sumsel Capai Rp41,3 Triliun, OJK Ungkap 7 Indikator Penguatan Ekonomi Daerah
2. DRWSKINCARE by Dr. Wahyu Triasmara Dermabright
(NA18211902328) - Asam retinoat, mometason furoat
3. DRWSKINCARE by Dr. Wahyu Triasmara Radiant Acne Brightening (NA18210102052) - Klindamisin
4. DRWSKINCARE by Dr. Wahyu Triasmara Radiant Brightening
(NA18211900453) - Asam retinoat, mometason furoat
5. DRWSKINCARE by Dr. Wahyu Triasmara Radiant Glow
(NA18211900454) - Asam retinoat, mometason furoat
6. ERME Acne Night Cream - Asam retinoat (tidak terdaftar BPOM)
7. ERME Melasma Cream - Asam retinoat, hidrokinon (tidak terdaftar BPOM)
Tag
Berita Terkait
-
7 Bedak Padat dengan SPF untuk Perlindungan Ekstra dari Sinar Matahari
-
7 Bedak Tabur dengan Kandungan Skincare untuk Kulit Tetap Lembap dan Bebas Kusam
-
9 Bedak Tabur Murah di Indomaret untuk Kulit Berminyak, Dipakai MUA Profesional
-
7 Bedak Tabur untuk Tampilan Wajah Lebih Mulus di Depan Kamera
-
7 Cara Kombinasikan Cushion dan Bedak agar Makeup Lebih Rapi Seharian
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi