- Sebuah tautan pendaftaran lowongan kerja BNPB 2026 beredar di Facebook, mengarahkan ke formulir digital meminta data pribadi.
- Hasil penelusuran Mafindo menunjukkan BNPB tidak pernah menyebarkan lowongan melalui tautan tidak resmi berdomain non-pemerintah.
- Tautan tersebut merupakan penipuan atau *scam* yang berpotensi mencuri data pribadi pengguna yang mengisinya.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “lowongan pekerjaan BNPB tahun 2026” ke mesin Pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke akun Instagram BNPB “bnpbofficial”, isinya berupa informasi resmi terkait pembukaan penerimaan pegawai BNPB.
Unggahan ini cepat viral di media sosial, membuat banyak pencari kerja penasaran dan ikut membagikan tautan tersebut. Tapi sebelum Anda klik atau isi data di sana, simak dulu hasil cek fakta yang sesungguhnya — karena klaim ini ternyata merupakan bentuk penipuan (scam)!
Unggahan viral tersebut menawarkan:
- Tautan untuk mendaftar lowongan kerja di BNPB tahun 2026
- Formulir pendaftaran yang meminta data pribadi
- Tampilan seolah resmi, disertai logo dan nama BNPB
- Janji panggilan kerja atau kesempatan karier tanpa proses seleksi yang jelas
Narasi ini dibuat seakan berasal dari lembaga resmi untuk menarik pendaftar sebanyak mungkin — tetapi ada sesuatu yang janggal: taspen domain, sumber, dan cara penyampaian yang tidak lazim.
Hasil Penelusuran Fakta
Tim TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri isu ini dan menemukan fakta penting berikut:
1. BNPB tidak pernah mengeluarkan tautan resmi yang menawarkan lowongan kerja melalui laman seperti yang beredar.
2. Situs resmi BNPB — termasuk domain pemerintahan .go.id dan kanal rekrutmen resmi lembaga — tidak mencantumkan lowongan kerja 2026 dalam bentuk yang disuguhkan pada unggahan viral tersebut.
3. Tautan yang beredar biasanya berasal dari domain non-resmi, bukan kanal lembaga pemerintah atau domain resmi (.go.id).
4. Situs yang menawarkan pendaftaran itu meminta data pribadi, termasuk nama lengkap, alamat, nomor telepon, bahkan informasi sensitif lain — ciri khas modul penipuan / phishing untuk mengumpulkan data.
5. Penelusuran lanjutan mengonfirmasi bahwa lowongan kerja BNPB dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah, termasuk portal sscasn.bkn.go.id, tapi tidak melalui tautan yang dimaksud.
Karena itu, klaim bahwa tautan tersebut adalah pendaftaran resmi adalah tidak benar — bahkan berpotensi merugikan jika Anda mengisikan data pribadi di sana.
Kesimpulan: Penipuan / Scam
Tautan pendaftaran lowongan kerja BNPB 2026 yang beredar di media sosial adalah PENIPUAN.
Informasi tersebut tidak berasal dari BNPB atau kanal resmi pemerintah, dan tautan yang dipakai berpotensi untuk mencuri atau menyalahgunakan data pribadi pendaftar.
Baca Juga: Cek Fakta: Viral Klaim BMKG Deteksi Ancaman Squall Line Malam Tahun Baru, Benarkah?
Bahaya Mengikuti Tautan Penipuan Ini
Menanggapi tawaran palsu semacam ini bisa berdampak buruk, seperti:
1. Perampasan data pribadi (nama, alamat, nomor telepon, email).
2. Potensi penipuan identitas / penyalahgunaan informasi oleh pihak tak bertanggung jawab.
3. Penyebaran malware atau ancaman keamanan digital melalui tautan berbahaya.
Ingat! Lowongan resmi dari instansi pemerintah selalu dipublikasikan melalui portal resmi, bukan lewat tautan yang dibagikan bebas oleh akun tak terverifikasi.
Tips Cek Fakta & Hindari Penipuan Lowongan Kerja
Sebelum mengisi formulir atau mendaftar sebuah lowongan online, pastikan Anda:
- Periksa domain resmi lembaga — pastikan tautan berakhiran go.id untuk instansi pemerintah.
- Cari sumber resmi di situs pemerintah atau portal rekrutmen nasional (mis. sscasn.bkn.go.id).
- Jangan memasukkan data penting atau sensitif pada situs yang tidak pernah Anda verifikasi.
- Waspadai tautan yang menjanjikan manfaat tanpa prosedur resmi.
Dengan langkah sederhana ini, Anda bisa menghindari jebakan penipuan digital yang semakin marak.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Klaim BMKG Deteksi Ancaman Squall Line Malam Tahun Baru, Benarkah?
-
Mengapa Warga Sumsel Mudah Tertipu? Kerugian Penipuan Online Tembus Rp100 Miliar di 2025
-
Cek Fakta: Benarkah Perpanjangan SIM dan Pengurusan BPKB Gratis Mulai Januari 2026?
-
Penipuan Keuangan Online Meledak di Sumsel Sepanjang 2025, Kerugian Tembus Rp100 Miliar
-
Cek Fakta: Viral Anies Baswedan Sumbang Dana Rp300 Triliun untuk Bencana Sumatera, Benarkah?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Sumsel Siapkan Lompatan Ekonomi Baru lewat Task Force Investasi
-
Bukan Sekadar Kurban, Kilang Pertamina Plaju Hadirkan Kepedulian dan Kebersamaan untuk Warga
-
Batas Waktu Takbiran Idul Adha 2026, Sampai Kapan Takbir Masih Disunnahkan?
-
Doa Malam Idul Adha yang Dianjurkan Dibaca, Amalan Mustajab agar Hajat dan Rezeki Dimudahkan