- Hingga November 2025, arus barang nonpeti kemas di Pelabuhan Palembang mencapai 1,28 juta ton, didominasi curah cair.
- Trafik peti kemas menunjukkan pertumbuhan positif dengan total 112.059 TEUs, didominasi oleh kegiatan ekspor selama 2025.
- Pelindo Regional 2 Palembang melayani lebih dari 1.200 kapal sekaligus menerapkan sistem pembayaran terintegrasi selama 2025.
SuaraSumsel.id - Aktivitas logistik di Sumatera Selatan menunjukkan geliat positif sepanjang 2025. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang mencatat lonjakan arus barang hingga lebih dari 1,28 juta ton sampai November 2025, menandai peran pelabuhan sebagai urat nadi pergerakan ekonomi daerah.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang yang diwakili Manager Komersial, Darmawi, mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan semakin aktifnya kegiatan industri, perdagangan, dan distribusi barang di Sumatera Selatan. Pelabuhan Palembang, menurutnya, terus menjadi simpul utama logistik yang menghubungkan produksi daerah dengan pasar domestik maupun internasional.
“Hingga November 2025, total arus barang nonpeti kemas yang kami layani mencapai sekitar 1,28 juta ton. Komoditas curah cair masih mendominasi, diikuti curah kering, bag cargo, dan general cargo. Ini menunjukkan roda ekonomi di Sumsel bergerak cukup dinamis,” ujar Darmawi saat Media Gathering di Palembang, Rabu (18/12/2025).
Tak hanya arus barang nonpeti kemas, trafik peti kemas juga memperlihatkan tren positif. Sepanjang Januari hingga November 2025, total arus peti kemas mencapai 112.059 TEUs. Aktivitas ekspor tercatat paling dominan dengan volume 52.980 TEUs, sementara impor mencapai 26.834 TEUs. Angka tersebut menegaskan peran Pelabuhan Palembang dalam mendukung kinerja perdagangan luar negeri Sumatera Selatan.
Menurut Darmawi, meningkatnya arus peti kemas tidak lepas dari upaya Pelindo dalam menjaga kelancaran layanan bongkar muat, serta memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha logistik dan pelayaran. Di sisi lain, Pelindo juga terus melakukan pembenahan layanan agar lebih efisien dan transparan.
“Transformasi layanan menjadi fokus kami. Salah satunya melalui penerapan sistem pembayaran host to host autocollection yang terintegrasi dengan perbankan. Sistem ini membuat proses pembayaran jasa kepelabuhanan lebih cepat, akurat, dan minim hambatan administrasi,” jelasnya.
Dari sisi lalu lintas kapal, Pelindo Regional 2 Palembang melayani lebih dari 1.200 unit kapal sepanjang 2025, baik pelayaran domestik maupun internasional. Seluruh aktivitas tersebut didukung layanan pandu, kapal tunda, serta sistem komunikasi maritim yang beroperasi 24 jam penuh guna menjaga keselamatan dan kelancaran arus kapal di Sungai Musi.
Selain fokus pada kinerja bisnis, Pelindo Regional 2 Palembang juga aktif menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang 2025, berbagai program digulirkan, mulai dari bantuan pendidikan, pencegahan stunting, hingga pelestarian lingkungan di sekitar kawasan pelabuhan.
Atas capaian kinerja dan kontribusinya, Pelindo Regional 2 Palembang turut meraih sejumlah penghargaan sepanjang 2025, termasuk Green Port and Smart Port Award serta apresiasi atas partisipasi aktif dalam National Logistic Ecosystem (NLE).
Baca Juga: UMP Sumsel 2026 Hampir Rp 4 Juta, Pasar Tenaga Kerja Masuk Fase Penyesuaian
Darmawi menegaskan, ke depan Pelindo berkomitmen untuk terus memperkuat peran Pelabuhan Palembang sebagai penggerak utama logistik Sumatera Selatan. “Kami ingin memastikan pelabuhan tidak hanya menjadi tempat bongkar muat, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Karet dan Sawit? Ini 5 'Harta Karun' Ekonomi Baru Sumsel di 2026
-
Gini Ratio Sumsel Anjlok? 40 Persen Warga Miskin Kini Nikmati Kue Ekonomi Lebih Besar
-
Pengusaha Eksportir Karet Sumsel Sambut Positif Trump Deal: Ketegangan Dagang Mulai Reda
-
Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh Positif di Triwulan I-2025, Ini Faktor Pendorongnya
-
Pelindo Regional 2 Palembang Perluas Operasi di Sungai Lais Dukung EBT
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Festival Kuliner hingga Digital Expo Siap Ramaikan BKB, LRT Palembang Cuma Rp43
-
Kampung Perigi, Kampung Tua di Palembang yang Menjaga Tradisi Kopi dan Roti Ratusan Tahun
-
Kejati Tegaskan Perbankan Tidak Menikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Sudah Kembali
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo