- PDI Perjuangan Sumsel menetapkan Devi Suhartoni sebagai Ketua DPD periode 2025–2030 melalui Konferda di Palembang.
- Devi Suhartoni menggantikan Giri Ramanda Kiemas, yang sebelumnya merupakan tokoh sentral dan berpengaruh di PDIP Sumsel.
- Kepengurusan baru ini dilengkapi Ilyas Panji Alam sebagai Sekretaris dan Made Indrawan sebagai Bendahara DPD.
SuaraSumsel.id - PDI Perjuangan Sumatera Selatan resmi melakukan pergantian kepemimpinan di tingkat provinsi. Melalui Konferensi Daerah (Konferda) yang digelar di Palembang, Devi Suhartoni ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumsel periode 2025–2030, menggantikan Giri Ramanda Kiemas.
Pergantian Ketua DPD ini menjadi perhatian publik politik Sumsel. Selain menandai konsolidasi internal partai, perubahan pucuk pimpinan juga dibaca sebagai sinyal pergeseran arah dan strategi PDIP di daerah.
Giri Ramanda Kiemas bukan figur biasa di tubuh PDIP Sumsel. Ia dikenal sebagai tokoh sentral partai di provinsi ini dan memiliki kedekatan historis dengan struktur pusat. Selama masa kepemimpinannya, PDIP Sumsel menjadi salah satu kekuatan penting dalam berbagai kontestasi politik daerah.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan beralih ke Devi Suhartoni. Selain menjabat sebagai Bupati Musi Rawas Utara, Devi dikenal memiliki basis dukungan yang kuat di wilayah utara Sumatera Selatan serta pengalaman memimpin pemerintahan daerah. Penunjukannya dinilai membawa pendekatan yang lebih berbasis pada kekuatan elektoral daerah.
Kepengurusan baru DPD PDIP Sumsel juga diperkuat dengan Ilyas Panji Alam sebagai Sekretaris dan Made Indrawan sebagai Bendahara. Susunan ini mencerminkan kombinasi antara kader berpengalaman dan figur daerah aktif yang diharapkan mampu memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.
Pergantian Ketua DPD PDIP Sumsel ini terjadi di tengah dinamika politik daerah yang semakin terbuka. Sejumlah figur lama mulai bergeser, sementara partai-partai besar bersiap menyusun strategi menghadapi agenda politik lima tahun ke depan.
Meski belum dikaitkan langsung dengan kontestasi politik tertentu, perubahan kepemimpinan di tubuh PDIP Sumsel diyakini akan berpengaruh terhadap arah komunikasi politik, konsolidasi internal, serta peta kekuatan partai di Sumatera Selatan.
Dengan ditetapkannya Devi Suhartoni sebagai Ketua DPD PDIP Sumsel, publik kini menanti langkah-langkah strategis partai banteng moncong putih dalam merespons dinamika politik daerah dan memperkuat posisinya ke depan.
Baca Juga: Berkabut dan Sunyi, Danau Shuji 'Ubud'-nya Sumsel Ini Bikin Hati Langsung Adem
Berita Terkait
-
Megawati Soekarnoputri Berduka, Ibunda Giri Ramanda Kiemas dr Lyna Soertidewi Tutup Usia
-
Uang 'Rampokan' Negara Diduga Dipakai Anggota DPRD Ini untuk Foya-foya Bareng Kekasih Gelap
-
5 Fakta Baru Anggota DPRD PDIP 'Rampok Uang Negara': 'Dihabisi' Kekasih Gelap Usai Tolak Nikah
-
Kader PDIP OKU Dicokok KPK, Ketua DPD Sumsel Giri Ramanda Angkat Bicara
-
Giri Ramanda Tegaskan Kader PDIP Wajib Ikuti Instruksi Megawati: Apa yang Terjadi di Magelang?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan
-
4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak