- Jejak kaki berlumur darah di TKP kasus pembunuhan Palembang menjadi petunjuk utama identitas pelaku yang sedang dianalisis forensik.
- Penyidik menggunakan palu berlumur darah, keterangan saksi ciri fisik, dan rekaman CCTV untuk konstruksi peristiwa pembunuhan tersebut.
- Penyidikan kasus ini fokus pada analisis forensik dan motif, dengan harapan pengumuman signifikan segera dilakukan setelah hasil uji jejak kaki keluar.
SuaraSumsel.id - Penyidikan kasus pembunuhan pasangan suami istri di kawasan 15 Ilir, Ilir Timur I, Palembang, mulai menemukan titik terang. Fakta terbaru yang terungkap dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan bahwa jejak kaki berlumur darah di lantai rumah korban kini menjadi petunjuk paling kuat mengarah pada identitas pelaku.
Temuan jejak kaki itu bukan sekadar noda darah biasa, melainkan pola telapak kaki yang jelas, termasuk bentuk lengkungan kaki dan tekanan langkah yang tertinggal saat pelaku bergegas meninggalkan lokasi.
Tim laboratorium forensik sedang membandingkannya dengan sampel beberapa orang yang sudah masuk dalam daftar penyelidikan. Sumber internal penyidik menyebutkan peluang kecocokan hasil analisis jejak tersebut cukup tinggi.
Barang bukti lain yang sebelumnya ditemukan, yaitu palu berlumur darah, semakin mempersempit arah penyidikan. Alat tersebut diduga kuat digunakan pelaku untuk melukai korban hingga menyebabkan salah satu dari pasangan tersebut meninggal dunia di lokasi.
Polisi kini sedang menelusuri riwayat pembelian dan kepemilikan benda itu untuk memastikan apakah benda tersebut milik korban atau dibawa oleh pelaku.
Kesaksian dari dua anggota keluarga korban juga semakin menguatkan konstruksi peristiwa. Mereka mengaku melihat seorang pria keluar dari rumah korban pada malam kejadian. Mengingat kondisinya saat itu gelap dan pelaku memakai masker, saksi tidak dapat mengidentifikasi wajahnya.
Namun ciri fisik seperti tubuh gempal, langkah tergesa, serta tinggi badan kini menjadi bagian dari analisis penyidik untuk mencocokkan dengan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Polisi juga menyita pakaian korban, pakaian bercampur darah yang tertinggal di lokasi, serta ponsel yang ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian. Rekaman CCTV dari beberapa titik sekitar kawasan pengadilan sudah diamankan, dan penyidik sedang menelusuri kemungkinan rute pelarian pelaku setelah meninggalkan rumah.
Motif pelaku sejauh ini belum diungkap ke publik. Dugaan awal perampokan masih menjadi perhatian karena ada barang milik korban yang hilang, namun polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya motif personal.
Baca Juga: Misteri Si Pahit Lidah di Sumsel: Benarkah Kutukannya Mengubah Manusia Jadi Batu?
Penyidik berfokus pada analisis forensik dan pemeriksaan saksi tambahan untuk memastikan ke arah mana motif kekerasan ini mengarah.
Warga 15 Ilir kini masih diliputi ketakutan dan berharap pelaku segera ditangkap. Lingkungan yang biasanya ramai aktivitas malam mendadak terasa hening sejak peristiwa itu terjadi. Sejumlah warga mulai memperketat keamanan rumah dan meminta pihak berwenang rutin melakukan patroli.
Pihak kepolisian meminta publik tidak berspekulasi karena penyidikan masih berlangsung. Namun sumber internal menyebutkan bahwa “perkembangan signifikan” sangat mungkin diumumkan dalam waktu dekat begitu hasil kecocokan jejak kaki keluar resmi dari laboratorium forensik.
Kasus ini masih jauh dari selesai, namun fakta baru mengenai jejak kaki berlumur darah telah memberi harapan kuat bahwa pelaku tidak akan lama lagi bisa diidentifikasi dan ditangkap.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Si Pahit Lidah di Sumsel: Benarkah Kutukannya Mengubah Manusia Jadi Batu?
-
Harga Kos Sekitar Kampus Palembang Terkini 2025, Banyak yang Murah tapi Aman
-
Viral Murid SD di Palembang Kuras Banjir di Dalam Kelas Demi Bisa Belajar, Publik Ikut Prihatin
-
Akhir dari Banjir Palembang? Ini Rumus Anti Banjir dari Doktor Pertama Bidang Air Unsri
-
Duduk Perkara Konglomerat Haji Halim Jelang Sidang, Benarkah Negara Sebenarnya Tak Dirugikan?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya
-
98 PHL Dishub Palembang Tiba-Tiba Dirumahkan Jelang Ramadhan, Apa Penyebabnya?
-
Didukung Kredit dan Dana Murah, Laba BRI Capai Rp57,13 Triliun di 2025
-
Jadwal Buka Puasa Palembang Hari Ini, 26 Februari 2026: Catat Jam Maghrib dan Doa Berbuka