-
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaksanakan panen bersama budidaya ikan nila di Desa Tanjung Agung, Muara Enim.
-
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Transformasi PETI 2025 untuk mengalihkan aktivitas warga dari tambang ilegal ke ekonomi produktif.
-
PTBA berkomitmen mendukung masyarakat agar mandiri melalui pengembangan usaha budidaya ikan yang berkelanjutan.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan transformasi ekonomi masyarakat pascatambang melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak langsung. Salah satu wujud nyatanya terlihat dari kegiatan Panen Bersama Budidaya Ikan Nila yang digelar oleh Kelompok Budidaya Ikan Putra Susukan, binaan PTBA, di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata perubahan, di mana masyarakat yang dahulu bergantung pada aktivitas pertambangan kini mulai menapaki jalan baru menuju ekonomi hijau. Melalui Program Transformasi PETI (Pertambangan Tanpa Izin) 2025, PTBA mendorong peralihan aktivitas warga dari tambang ilegal menuju sektor ekonomi produktif yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan menumbuhkan harapan baru di wilayah pascatambang.
Dalam sambutannya, Ketua Kelompok Putra Susukan, Putra Zaman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Bukit Asam atas dukungan yang telah diberikan sejak awal program berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan PT Bukit Asam kepada kami hingga kami bisa meningkatkan produktivitas usaha kami, serta dalam acara ini kami dapat menunjukkan hasil dari usaha kami sebagai bentuk komitmen kami atas bantuan yang diberikan PT Bukit Asam dalam usaha Transformasi PETI dan memakmurkan masyarakat kami,” ujarnya.
Acara panen ini dihadiri oleh Dedy Saptaria Rosa, Sustainability Division Head PT Bukit Asam Tbk; Yusuf, selaku Kasi Pemerintahan mewakili Pemerintah Desa Tanjung Agung; Ajis Purnomo, Sustainable Community Development Section Head PTBA; serta Putra Zaman, Ketua Kelompok Budidaya Ikan Putra Susukan.
Sustainability Division Head PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Dedy Saptaria Rosa, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kelompok binaan yang telah berperan aktif dalam kegiatan panen bersama tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PTBA untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“PT Bukit Asam berupaya terus berkontribusi bagi masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan. Budidaya ikan ini memiliki potensi yang sangat luas, karena ikan merupakan bahan konsumsi utama bagi masyarakat kita. Ke depan, peluang pengembangannya bisa lebih besar, seperti produksi abon ikan dan olahan lainnya, sehingga kapasitas usaha masyarakat juga meningkat. Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah nyata kami dalam mengurangi aktivitas illegal mining di sekitar wilayah operasional,” ujar Dedy.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap kelompok usaha ini, PT Bukit Asam menyalurkan bantuan 10.000 bibit ikan nila. Sebanyak 4.000 ekor dibagikan untuk dikelola oleh kolam mitra binaan lainnya, sementara 6.000 ekor dikelola oleh Kelompok Putra Susukan. Dalam satu kali masa panen, kelompok ini mampu menghasilkan sekitar 1 ton ikan nila yang dipasarkan ke masyarakat sekitar, penjual eceran, pasar tradisional, serta rumah makan lokal.
Kegiatan panen bersama ini juga dihadiri oleh kelompok pembibitan ikan, kelompok budidaya puyuh, serta kelompok budidaya maggot yang menunjukkan sinergi lintas komunitas binaan PTBA dalam menciptakan ekosistem usaha mikro yang saling mendukung.
Baca Juga: Peduli Generasi Sehat, PTBA Turun Tangan Tangani Stunting Dengan Pengobatan Gratis
Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan seperti ini, PT Bukit Asam berharap produktivitas dan daya saing kelompok budidaya ikan di Desa Tanjung Agung dapat terus meningkat sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Program ini juga diharapkan menjadi contoh keberhasilan transformasi ekonomi masyarakat yang dulunya bergantung pada sektor pertambangan menuju kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Peduli Generasi Sehat, PTBA Turun Tangan Tangani Stunting Dengan Pengobatan Gratis
-
Dukung Kebersihan Lingkungan, PTBA Serahkan Gerobak Sampah untuk Warga Kertapati
-
Inovasi PTBA: Ubah 'Si Hitam' Jadi 'Hijau', Dukung Swasembada Pangan Nasional
-
PLTS Irigasi dari PTBA Bikin Petani Muara Enim Panen Lebih Cepat dan Hemat Energi
-
Pela Jage Bande Kite: Saat PT Bukit Asam Ajak Warga Bersedekah untuk Alam Lewat Program Utun
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
Sumsel Raih 3 Penghargaan TPID dan TP2DD Awards 2026
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?